Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Dituduh Terlantarkan Pasien, Begini Klarifikasi RSU Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Direktur RSU Negara dr. Ni Putu Eka Indrayani membantah adanya viral di media sosial kejadian pasien dari Desa Mendoyo Dangin Tukad, Kecamatan Mendoyo yang diterlantarkan.
dr. Eka Indrayani mengklarifikasi bahwa disebutkan RSU Negara melalaikan pasien. Hal itu ditegaskannya tidak benar.
"Kami sudah memeriksa semua baik itu rekaman CCTV dan rekan medis. Bahkan dari dokter jaga hingga satpam. Dan ternyata setelah hal itu tidak ada, tak ada pasien yang diterlantarkan," tandasnya.
Ia menjelaskan kronologinya berawal dari 2 hari lalu ada pasien pada pukul 17.50 WITA datang dengan menggunakan mobil berwarna putih dengan membawa 3 korban kecelakaan. Seorang pasien dinyatakan luka lebih parah. Lantas mereka masuk ke ruang pemeriksaan, begitu juga dengan pasien yang kedua.
"Sedangkan pasien yang ke-3 ternyata bisa jalan, dan itu ketika datang jalan bersama sopirnya," paparnya Sabtu (23/07/2022) pada awak media.
Eka menyatakan, saat itu pasien yang pasien ketiga duduk di depan. Dan ketika diajak masuk pasien yang berusia 16 tahun tersebut tidak mau masuk ke ruangan dengan alasan masih menunggu ibunya. Hingga beberapa kali dipanggil untuk disuruh masuk, pasien tetap tidak mau.
"Hingga dipaksa oleh pihak satpam rumah sakit untuk masuk dan ketika itu ibunya pun datang dan mau masuk. Itu kisaran jam 17.58 WITA, masuklah pasien yang ketiga. Bahkan dilakukan pemeriksaan, dilakukan pemeriksaan dan perawatan pada lukanya," katanya.
Saat orang tua pasien datang sudah dilakukan pemeriksaan. Orang tua pasien merekam semua kegiatan yang ada dan sambil mengamuk.
"Kami saat itu tidak tahu apa yang diamukkan. Setelah kami tanyakan dengan pasien yang lain dan para medis, memang benar sudah melakukan pemeriksaan dan tertangani," jelasnya.
Maka itu, terkait viralnya video yang beredar di medsos, pihaknya akan melakukan klarifikasi terlebih dahulu sembari menunggu itikad baik dari yang pelaku yang memviralkan.
"Kami menunggu untuk mengklarifikasi terhadap RSU yang sebenarnya ini kita lakukan dengan itikad baik agar tidak masuk ke ranah hukum," tegasnya.
Eka secara tegas menunggu niat baik dari yang membuat dan memviralkan video tersebut.
"Kapan pun itu dilakukan pihak RSU siap menunggu dan lebih cepat itu lebih baik. Dan apa yang telah dilakukan RSU tentu ini akan terus diupayakan agar ada nama baik RSU di Negara di mata masyarakat tetap baik," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli