Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Empat Perampok Satroni Laena Tour & Travel

Kuta

Senin, 19 Januari 2009, 17:46 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Aksi perampokan hari ini terjadi di pertokoan Puri Alit tepatnya di Laena Tour & Travel di Jalan By Pass Ngurah Rai nomor 15 Kuta. Setelah menyandera lima korbannya, perampok menggasak puluhan juta uang tunai di dalam brankas. Saksi mata menyebutkan, aksi perampokan terjadi sekitar pukul 02.00 dinihari. Perampok masuk dan menodongkan senjata api ke arah lima korban yang saat itu sedang menonton pertandingan sepak bola.

Mereka adalah Wayan Restu, Wayan Wedayasa (29) tinggal di Madayan Kaja Gianyar, I Gusti Nyoman Agus Seniantara alamat di Dusun Yeh Kayu Mundek Selemadeg, Gianyar, I Gede Suasta alamat di Jalan Bhineka Jati Jaya dan Dewa Gede Putra asal Klungkung. Empat perampok masing-masing menggenggam pistol, tanpa mengenakan cadar, masuk lewat pintu 'rolling door' dan berteriak. “ Jangan bergerak,” teriak perampok sambil menodongkan senpi.

Sontak saja, lima korban terdiam dan tidak berani bergerak. Mereka diperintahkan tiarap. Perampok kemudian mengikat kaki dan tangan para korban dengan menggunakan tali rapia. Sedangkan mata mereka ditutup dengan lakban warna hitam. “Kami kaget mereka masuk. Kami diikat dengan tali rapia dan mata kami ditutup lakban,” ucap Wayan Wedayasa. Apesnya, lima korban mengaku tidak sempat mengenali wajah perampok, karena mata mereka langsung ditutup.

Setelah menyandera korbannya, gerombolan perampok leluasa menjarah isi perkantoran. Menurut Wayan Restu, perampok mencongkel brankas dan mengambil isinya. Berupa : uang tunai Rp 30 juta dan 172 Dollar. Tak hanya brankas, perampok menyikat lima unit HP milik para saksi korban. Diperkirakan, aksi perampok berjalan sekitar 40 menit. Para korban tetap diam dan tak berani berteriak. Usai pelaku kabur, barulah mereka berupaya membuka ikatan tali rapia, satu sama lain. Kawanan perampok diduga kabur mengendarai mobil. 


Menerima laporan aksi perampokan, aparat kepolisian Polsek Kuta dan Poltabes Denpasar bergerak ke lokasi, untuk melakukan olah TKP. Sejumlah saksi dipanggil dan diperiksa. Empat saksi itu adalah dua satpam Courts, bagian kasir Ratih dan bagian tiket Diah. Hingga berita ini diturunkan, pelakunya belum tertangkap. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami