Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Enam Minuman Ramah Penderita Diabetes, Tak Cuma Air Putih
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gula jadi salah satu musuh utama orang-orang dengan diabetes. Dengan demikian, penderita diabetes perlu memperhatikan asupan minumannya agar terhindar dari lonjakan gula darah.
Baca juga:
Sepuluh Tanda dan Gejala Diabetes di Kulit
Ada beberapa minuman yang ramah penderita diabetes. Daftar minuman dalam artikel ini tak akan bikin kadar gula darah melonjak.
Diabetes adalah kondisi saat tubuh tak dapat memproduksi insulin dengan maksimal. Akibatnya, kadar gula dalam darah melonjak tinggi hingga menimbulkan berbagai masalah medis.
Diabetes merupakan penyakit kronis yang tak dapat disembuhkan, tapi bisa dikontrol. Pola makan yang sehat jadi salah satu kunci utama untuk orang-orang dengan diabetes.
Dengan demikian, memperhatikan asupan makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh menjadi kewajiban bagi orang-orang dengan diabetes.
Minuman ramah penderita diabetes
Hal ini utamanya berlaku pada minuman. Betapa tidak, banyak minuman yang tersedia namun mengandung tinggi gula. Sementara orang dengan diabetes perlu menghindari asupan gula.
Alih-alih minuman dengan gula tinggi, Anda bisa memilih minuman yang ramah penderita diabetes berikut ini, mengutip berbagai sumber.
1. Air mineral
Air jadi minuman paling aman yang dapat dikonsumsi orang dengan diabetes. Air jelas tak mengandung gula atau karbohidrat yang jadi musuh utama diabetes.
Lagi pula, siapa pun itu, menderita diabetes atau tidak, disarankan untuk mendapatkan 2 liter air setiap harinya. Mengutip Greatist, hal ini penting untuk membuat tubuh terus terhidrasi dengan baik.
2. Teh
Sama dengan air mineral, teh juga hadir tanpa gula. Anda bisa menjadikan teh sebagai minuman harian, asalkan tidak ditambahkan gula.
Sebagai penambah rasa, Anda bisa menambahkan perasan lemon.
3. Jus sayuran
Mengutip Very Well Health, jus berbahan dasar sayuran umumnya tidak meningkatkan kadar gula darah sebagaimana biasanya jus buah. Pasalnya, kandungan gula pada sayur biasanya lebih rendah daripada buah.
Anda bisa mencoba mengonsumsi jus tomat, jus wortel, dan jus seledri. Ketiganya kaya akan manfaat kesehatan.
Ingat juga, Anda tak perlu menambahkan gula pada jus yang dibuat.
4. Kopi
Mengutip Healthline, sebuah ulasan pada tahun 2019 menemukan bahwa minum kopi dapat menurunkan risiko diabetes tipe-2. Hal ini terjadi berkat kemampuan kopi dalam meningkatkan proses metabolisme gula.
Seperti halnya teh, minum kopi yang dibuat tanpa pemanis tambahan. Menambahkan susu, creamer, atau gula ke dalam secangkir kopi hanya akan meningkatkan jumlah kalori dan memengaruhi kadar gula darah.
5. Susu rendah lemak
Susu mengandung vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan tubuh. Namun, susu mengandung karbohidrat yang bisa memengaruhi kadar gula darah.
Untuk itu, Anda disarankan memilih susu rendah lemak atau skim (tanpa lemak). Minum susu maksimal tiga gelas per hari.
6. Kombucha
Kombucha merupakan minuman fermentasi yang terbuat dari teh, baik teh hitam atau teh hijau. Kombucha menjadi salah satu minuman ramah penderita diabetes.
Kombucha adalah sumber probiotik yang bagus. Probiotik sendiri merupakan bakteri baik yang ditemukan mampu meningkatkan kontrol gula darah pada penderita diabetes tipe 2.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4512 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2328 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1973 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1597 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun