Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Fashion Show di Lapas Banyuwangi, Warga Binaan Bak Model
BERITABALI.COM, BANYUWANGI.
Dalam rangka HUT ke-77 Kemerdekaan RI dan Hari Dharma Karya Dhika ke 77 Kementerian Hukum dan HAM RI, Sejumlah warga binaan berlenggak-lenggok di atas catwalk layaknya model profesional di ajang fashion show Lapas Kelas IIA Banyuwangi.
Mereka memamerkan kostum desainer lokal Banyuwangi, di antaranya Ocha Laros Indonesia, Almira, Oktavian "dugongs", Isyam Samsi, Sanet Sabintang, Bubu Ramadhan dan masih banyak lagi.
Baca juga:
7 Warga Binaan Rutan Gianyar Dapat Asimilasi
"Sempat grogi sih tadi. Tapi Alhamdulillah tadi juara satu," ujar Dita, warga Binaan Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Kamis (11/8/2022).
Dita mengaku dirinya baru pertama kali tampil menjadi model. Butuh waktu dua minggu berlatih agar bisa menjadi model. Menurutnya, ajang ini sangat baik bagi warga binaan, karena mereka bisa menyalurkan bakat dan aspirasi meski mereka di tempat yang terbatas ini.
"Baru pertama kali ini. Latihan selama dua minggu. Saya harap ajang seperti ini bisa berlanjut dan ini menjadi penyaluran bakat kami di dalam Lapas. Agar tidak jenuh dalam menjalani hukuman di penjara," pungkasnya.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi Wahyu Indarto mengatakan, ide ajang fashion show Lapas Banyuwangi ini merupakan ide dari warga binaan Lapas sendiri. Oleh karena itu, pihaknya memberikan karpet merah inovasi dan kreativitas penghuni Lapas untuk menggelar kegiatan perdana seperti ini.
"Ini karena antusias warga binaan ingin menunjukkan bakat mereka. Mereka ingin bisa tampil seperti model. Kita gandeng beberapa desainer dan pelatih model untuk ajang ini," tambahnya.
Lapas Banyuwangi ingin menunjukkan jika warga binaan bisa berkreasi meski dengan keterbatasan.
"Artinya meski dibatasi dengan dinding tebal dan tinggi ini, warga binaan bisa berkreasi dan berinovasi dengan baik. Mereka tidak kalah dengan orang yang diluar Lapas. Tentunya dengan dukungan dari berbagai pihak," pungkasnya.
Ajang ini didukung penuh oleh Pemkab Banyuwangi. Pemkab menilai ajang ini menjadi salah satu kegiatan kreatif di dalam Lapas. Selain untuk menghilangkan kejenuhan warga binaan, akang ini menumbuhkan semangat dan kemampuan warga binaan dalam bidang Fashion.
"Kegiatan positif menjadi virus positif, bisa menyebarkan semangat dan optimisme warga binaan untuk mengusir kejenuhan. Poin penting, adalah warga binaan mampu bersaing dengan orang yang di luar. Lapas menjadi tempat workshop bagi warga binaan untuk meningkatkan kapasitasnya setelah bebas nanti," ujar Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Banyuwangi Dwi Yanto. (sumber:liputan6.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3759 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1694 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang