Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Gantung Diri, Kelihan Banjar di Payangan Sempat Beri Pesan di Status FB
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kelihan Banjar Bukian, Desa Bukian, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, Made Yudana, gantung diri, Rabu (14/10) sekitar pukul 11.00 WITA. Pria usia 48 tahun ini nekat gantung diri di sebuah gubuk tengah sawah.
Dari informasi yang dihimpun, kejadian bunuh diri ini terjadi setelah korban bersama perangkat Desa Bukian melakukan gotong royong. Menurut sepupu korban, I Wayan Kartawan, 48, sekitar pukul 07.00 WITA korban beraktivitas seperti biasa tanpa adanya kejanggalan.
Sebagai Kepala Dusun, selanjutnya korban berangkat ke kantor Desa Bukian untuk bersama- sama melaksanakan gotong-royong bertempat di rumah I Wayan Tapa yang beralamat di Banjar Bukian Kawan, Desa Bukian, Kecamatan Payangan.
Selama gotong royong, menurut Perbekel Bukian I Made Junartha korban juga beraktivitas seperti biasa. Namun usai gotong royong, Perbekel Made Junartha terkejut membaca status korban di Facebook.
Dimana isinya menyampaikan permintaan maaf kepada teman, keluarga dan masyarakat. Korban juga meminta untuk diantar ke kuburan serta diharapkan untuk mengasuh anak-anaknya.
Curiga dengan status tersebut, Made Junartha pun mencoba mencari korban ke sawah di sebelah selatan kuburan Desa Adat Bukian. Setibanya di TKP ternyata, korban sudah dilihat mengantung dirinya pada sebuah balok lambang dengan menggunakan seutas tali plastik warna hijau dengan panjang sekitar 1,5 meter.
Kapolsek Payangan, AKP I Made Tama ketika dikonfirmasi mengatakan sudah melakukan olah TKP. Diketahui, tali plastik yang digunakan untuk menggantung diri korban berwarna hijau dengan panjang 1,5 meter.
Posisi tubuh Korban pada saat gantung diri yaitu tubuh menghadap ke selatan, tinggi balok lambang 3 meter ke tanah. Dengan jarak antara balok lambang ke leher 50 cm dan jarak kaki ke tanah 1 meter. Pukul 13.00 WITA jenazah korban dibawa ke rumah duka dengan mengunakan mobil ambulance milik RS Payangan.
"Ya benar ada kejadian gantung diri. Murni merupakan bunuh diri, dimana dari hasil olah TKP dan visum luar tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh Korban," jelasnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 976 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 888 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 807 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 508 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 405 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun