Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Gelar Latihan SAR Hingga Bedah Rumah
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pramuka penegak dan pandega Kabupaten Buleleng dilepas Bupati Buleleng mengikuti kegiatan Perkemahan Wirakarya, PW Daerah Bali tahun 2010 dengan kegiatan Latihan SAR hingga melakukan bedah rumah di Karangasem.
40 Pramuka Penegak dan Pandega yang telah lolos seleksi dilepas Bupati Buleleng Putu Bagiada dalam sebuah upacara di Lobby Athiti Wisma Kantor Bupati Buleleng mengikuti kegiatan Perkemahan Wirakarya yang digelar selama lima hari di Lapangan Yowana Wijaya, Desa Subagan, Kecamatan Karangasaem, Kabupaten Karangasem.
dengan kegiatan yang diikuti Pramuka Penagak dan Pandega Buleleng ini mampu mengembangkan pola pikir dengan memperhatikan keadaan internal dan lingkungan eksternal, partisipasi dalam setiap kegiatan mampu memberikan vibrasi positif, ungkap Bupati Buleleng Putu Bagiada.Pelaksanaan Perkemahan Wirakarya tahun 2010 dilaksanakan dengan berbagai kegiatan diantaranya penanaman pohon, bedah rumah, latihan SAR, dan penanggulangan bencana yang dilakukan secara tersebar di Kabupaten Karangasem.
Sementara, dalam pelepasan itu, Bupati Bagiada menyerahkan bendera Tunas Kelapa kepada Pimpinan Kontingen disaksikan langsung Assisten III Setda Buleleng, Dewa Ketut Puspaka MP yang juga Ketua Kwarcab Buleleng.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1063 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 896 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 817 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 533 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 410 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun