Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 15 Mei 2026
Gempa, Puluhan Siswa SD di Karangasem Behamburan di Tengah Guyuran Hujan
Jumat, 31 Agustus 2018,
13:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com,Karangasem. Gempa berkekuatan 5,1 SR yang terjadi pagi ini Jumat (31/08) pukul 09.37 Wib dengan titik pusat gempa diwilayah Sumbawa rupanya terasa hingga di Kabupaten Karangasem, Bali.
[pilihan-redaksi]
Meski sejauh ini belum ada informasi kerusakan pasca gempa tersebut, namun Guncangan gempa cukup membuat kepanikan. Seperti yang terjadi di SD Negeri 1 Duda Utara, Selat, Karangasem. Begitu getaran gempa terasa, puluhan siswa langsung berlarian keluar kelas menyelamatkan diri.
Meski sejauh ini belum ada informasi kerusakan pasca gempa tersebut, namun Guncangan gempa cukup membuat kepanikan. Seperti yang terjadi di SD Negeri 1 Duda Utara, Selat, Karangasem. Begitu getaran gempa terasa, puluhan siswa langsung berlarian keluar kelas menyelamatkan diri.
Menurut salah satu guru pengajar bernama I Gede Berata. Sebelum gempa terjadi, situasi di luar ruangan kelas sedang turun hujan cukup deras sementara para siswa seluruhnya sedang belajar didalam ruangan kelas.
Begitu gempa terjadi, seluruh siswa panik berhamburan lari berdesak desakan keluar dari ruangan kelas menuju ke halaman sekolah di tengah guyuran hujan bahkan beberapa juga sampai jatuh karena berebut keluar.
"Siswa sedang belajar dan cuaca sedang turun hujan, tiba tiba gempa siswa langsung berhamburan keluar ruangan," kata Gede Berata.
[pilihan-redaksi2]
Meski demikian, beruntung kepanikan tersebut tidak sampai menyebabkan hal hal yang tidak diinginkan terjadi kepada siswanya. Berpengalaman dari insiden ini, selanjutnya Gede Berata mengaku akan membuat simulasi untuk meminimalisir kepanikan siswa jika terjadi hal serupa.
Meski demikian, beruntung kepanikan tersebut tidak sampai menyebabkan hal hal yang tidak diinginkan terjadi kepada siswanya. Berpengalaman dari insiden ini, selanjutnya Gede Berata mengaku akan membuat simulasi untuk meminimalisir kepanikan siswa jika terjadi hal serupa.
"Ya kita akan buat simulasi, kalo bisa ada dari pihak terkait agar berikan pemahaman dan simulasi kepada siswa kami," ujarnya.
Di sisi lain, dampak gempa yang terjadi pada 5 Agustus 2018 lalu juga menyebabkan sejumlah kerusakan, diantaranya tembok pagar selatan sekolah roboh sepanjang 15 meter dan di sisi barat sepanjang 20 meter. (bbn/igs/rob)
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1311 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1008 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 843 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 756 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026