Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Gilimanuk Ketat, Warga Masuk Bali dengan Naik Perahu
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Dampak pengetatan orang masuk Ke Bali untuk antisipasi penyebaran covid-19 di Pelabuhan Gilimanuk Ketapang mengakibatkan sejumlah kelompok warga asal Banyuwangi yang hendak ke Bali menggunakan "jalur tikus".
Salah satu cara yang dilakukan dengan menyelundup lewat "jalur tikus" dengan menggunakan sampan atau perahu yang memuat 5 atau 10 orang. Aksi nekad kelima orang warga itu terjadi hari Rabu (03/06/2020) siang. 5 orang pendatang yang menyelundup dari Belimbingsari, Banyuwangi menggunakan perahu menuju pesisir Pengambengan, Kecamatan Negara.
Dari pengakuan salah satu dari mereka, pergi ke Bali menggunakan perahu merupakan salah satu alternatif menghindari pemeriksaan ketat di Pelabuhan Gilimanuk. Apalagi sekarang rapid tes harus membayat dari Rp. 300 ribu hingga Rp. 500 ribu.
"Gimana saya harus membayar rapid tes pak, bekerja saja saya tidak. Satu satunya jalan ya harus nekad ke Bali untuk bekerja," Ungkapnya.
Sementara Kapolsek Kota Negara AKP Sugriwo ketika dikonfirmasi Rabu siang di kantor Desa Pengambengan membenarkan kelima pendatang tersebut diamankan ketika turun dari atas perahu. Saat diperiksa mereka tidak membawa berbagai persyaratan yang ditentukan dalam masa pandemi.
"Mereka tidak membawa suket rapid test. Dua orang tidak punya KTP. Mereka berusaha mengibuli petugas," kata Sugriwo.
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4207 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1440 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 943 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 875 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 763 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun