Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Google Hapus Mode Hemat Data di Chrome versi Android
BERITABALI.COM, DUNIA.
Google akan menghapus fitur Lite atau Hemat Data untuk browser Chrome versi Android. Fitur ini dinilai sudah tidak efektif karena biaya internet di seluruh dunia jauh lebih murah.
"Dalam beberapa tahun terakhir, kami telah melihat adanya penurunan biaya untuk data seluler di banyak negara," kata Craig selaku Chrome Support Manager dalam blog resmi Google, dikutip dari Techradar, Senin (28/2/2022).
Mode Lite pertama kali dikenalkan Google Chrome ke Android pada tahun 2014 lalu. Fitur ini ditujukan agar pengguna bisa menjelajahi internet dengan lebih sedikit data.
Kini biaya untuk beli paket data sudah mulai menurun, juga fitur Google Chrome makin lengkap. Berangkat dari sana, Google memilih untuk menghapus mode Lite di Chrome Android.
Alasan lainnya adalah sistem operasi Android 12 juga sudah memiliki fitur penghemat data internet untuk semua aplikasi.
Pengguna bisa mengaturnya dengan cara masuk ke Settings dan pilih Cellular Data. Meski mode Lite hilang, Craig berjanji untuk memastikan Chrome tetap memberikan pengalaman loading web yang cepat di perangkat seluler.
Dihapusnya mode Lite pada Google Chrome Android akan dilakukan pada 29 Maret 2022, bersamaan dengan rilisnya Chrome M100 ke semua perangkat.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4306 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1460 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 953 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 887 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 776 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun