Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Gubernur Rencanakan Relokasi Warga Tamblingan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Warga yang menjadi korban meluapnya danau Tamblingan di Buleleng menurut rencana akan direlokasi. Namun rencana relokasi masih menunggu hasil pertemuan dengan pemerintah kabupaten Buleleng, mengingat lokasi danau berada di wilayah kabupaten Buleleng.
[pilihan-redaksi]
Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat ditemui Beritabali.com di Renon, Kamis (24/3) menyatakan kini pemerintah provinsi Bali masih mencari tempat relokasi. Walaupun sebenarnya pembangunan rumah yang dilakukan masyarakat di sekitar danau telah menyalahi aturan.
"Karena begini, rupanya rumah-rumah itu dulu adalah rumah-rumah nelayan yang dulu mereka beternakan ikan disana dulu, untuk menjaga ikanya mereka bikin gubuk-gubuk disitu, lama-lama menjadi permanen. Memang mereka tanpa hak sama sekali disitu, karena itu tanah danau, gak boleh, tapi walaupun begitu orang kan harus diperhatikan," ujar Made Mangku Pastika.
Pastika mengakui rencananya pembangunan rumah bagi korban meluapnya danau Tamblingan akan dilakukan melalui pengembangan program bedah rumah.
Sementara berdasarkan data Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Buleleng, sekitar tahun 1980-an cakupan Danau Tamblingan memiliki luas 9,2 km persegi. Kemudian, airnya menyusut hingga luas cakupan Danau Tamblingan tinggal hanya 1,15 km persegi.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5507 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2316 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1129 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan