Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 11 Juni 2026
Gurih Pedas Siobak Bu Gusti Baktiseraga
Senin, 12 Desember 2016,
11:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Singaraja. Kabupaten Buleleng punya makanan khas yakni Siobak. Salah satu warung makan yang menjual Siobak terletak di kawasan Baktiseraga.
Warung Makan Siobak Bu Gusti ini terletak di Jalan Laksamana, BaktiSeraga, Singaraja, Buleleng. Terletak di pinggir jalan utama, warung Siobak ini selalu ramai dikunjungi pembeli.
Di warung makan ini pembeli dapat membeli siobak dengan saus bercita rasa gurih dan sedikit pedas. Siobak bisa dinikmati dengan sepiring nasi putih, potongan cabai plus aneka jenis minuman.
Salah seorang pembeli bernama Ayu mengatakan, dibanding lokasi lain, siobak di warung Bu Gusti memiliki cita rasa yang agak berbeda.
"Di sini sausnya enak, ada kombinasi gurih, manis, dan sedikit rasa pedas dan hangat saat masuk ke mulut. Yang tidak suka daging jeroan tinggal bilang aja ke penjualnya agar tidak diisi jeroan," ujarnya.
Setiap harinya, warung Siobak Bu Gusti di Baktiseraga ini selalu ramai dikunjungi pembeli. Beberapa pejabat di Lingkungan Pemkab Buleleng, juga kerap makan di warung sederhana ini.
Satu porsi Siobak dan nasi di warung ini dijual dengan harga relatif murah yakni Rp 15 ribu. Jika komplit dengan minuman, hanya Rp 20 ribu.
Siobak merupakan makanan khas kabupaten Buleleng yang berbahan baku daging babi. Hampir seluruh bagian tubuh babi dapat diolah untuk dijadikan siobak. Mulai dari kulit, daging, tulang rawan, sampai jeroannya.
Daging yang sudah direbus dipotong tipis-tipis, ditata diatas sebuah piring dan ditambah kerupuk kulit babi yang renyah. Lalu dilumuri dengan saus spesial berwarna coklat tua. Sepiring siobak tersebut akan diberi acar mentimun dan taburan cabe potong. [bbn/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026