Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Hadiri Pengukuhan Prajuru Adat Lembongan, Bupati Suwirta Ingatkan Tiga Hal
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Bertepatan dengan Rahina Purnama Kesanga, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menghadiri Upacara Pengukuhan dan Pejaya-jaya Prajuru Desa Adat Lembongan masa bakti tahun 2021 - 2026, di Balai Desa Lembongan Kecamatan Nusa Penida, Jumat (26/2). Acara ini turut disaksikan oleh Camat Nusa Penida, Komang Widyasa Putra, Ketua Majelis Madya Desa Adat (MDA) Kabupaten Klungkung, Dewa Made Tirta dan Perbekel Desa Lembongan, Ketut Arjaya.
Bupati Suwirta dalam amanatnya menyampaikan selamat kepada seluruh prajuru terpilih. Menurutnya banyak orang yang pintar, namun sedikit yang memiliki kesempatan dipilih. Bendesa terpilih merupakan orang yang pintar dan memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya. Sebagai seorang prajuru juga harus selalu siap dikoreksi dan selalu dipantau oleh masyarakat.
Lebih lanjut Bupati Suwirta mengingatkan, ada tiga hal yang mesti dilakukan untuk menjadi seorang pemimpin. Pertama, pemimpin harus memberikan yang terbaik tanpa harus menjadi yang terbaik. Karena jika menjadi yang terbaik, bisa saja pemimpin itu menginjak atau mengalahkan orang lain atau lawannya. Menjadi yang terbaik hanya dilakukan saat dalam mengikuti perlombaan.
Kedua menurunkan harga diri sendiri, karena jika apapun yang disampaikan kepada orang lain dengan cara merendah dan tidak sombong maka orang orang akan menjadi lebih hormat dan otomatis akan meninggikan derajat pemimpin itu. Pemimpin juga jangan merasa diri hebat namun biarkan orang yang menilai.
Terakhir adalah "Santi". Santi yang berarti damai harus dijadikan tujuan dan pedoman dalam setiap kegiatan. Santi yang saat ini populer dengan kepanjangan Santun dan Inovatif harus diterapkan dalam menjalankan roda pemerintahan di Desa.
“Inovatif, Lembongan dengan potensi luar biasa supaya kelola dengan baik dan inovatif sehingga tidak ditinggalkan oleh wisatawan. Bendesa dan Perbekel harus manfaatkan waktu sebaik-baiknya, berkolaborasi dalam menjaga dan menggali potensi alam yang dimiliki sehingga tetap lestari dan menarik minta wisatawan. Namun situasi Covid-19 seperti sekarang tentu akan menjadi ujian bagi seorang pemimpin.” ujar Bupati asal Nusa Ceningan ini.
Upacara pengukuhan dilakukan oleh Ketua Majelis Madya Desa Adat Kabupaten Klungkung, Dewa Made Tirta kepada Bendesa Adat terpilih yakni I Komang Erawan beserta delapan prajuru lainnya. Dewa Made Tirta mengatakan seorang pemimpin yakni Bendesa harus memiliki pedoman pengabdian yaitu Tri Dharma. Tiga pedoman itu diantaranya ada rasa memiliki, selalu menciptakan keamanan dan ketentraman, yang terakhir adalah siap dikritik dan introspeksi diri.
Reporter: Humas Klungkung
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5893 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4622 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2232 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan