Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Hari Anak, Perpustakaan Keliling Gianyar Tanamkan Budaya Gemar Membaca Sejak Dini

Jumat, 24 Juli 2026, 12:19 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Hari Anak, Perpustakaan Keliling Gianyar Tanamkan Budaya Gemar Membaca Sejak Dini.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Kabupaten Gianyar diisi dengan kegiatan edukatif berbasis literasi. Perpustakaan Keliling Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusar) Gianyar berkolaborasi dengan Taman Pendidikan Sarin Rare di bawah naungan Yayasan I Ketut Alon menggelar aksi "Gemar Membaca Sejak Usia Dini", Kamis (23/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan HAN 2026 yang mengusung tema nasional "Kasih Sayang, Lindungi, dan Bangun Masa Depan Anak". Berbeda dengan perayaan seremonial pada umumnya, kegiatan ini menitikberatkan pada penguatan budaya literasi sejak usia dini melalui keterlibatan aktif keluarga.

Ketua sekaligus Pengelola Taman Pendidikan Sarin Rare, Kadek Ariasa, mengatakan peringatan HAN tahun ini juga mengusung tema internal "Penguatan Literasi Membaca Buku dan Bercerita Bersama Keluarga, sebagai Modal untuk Penguatan Pendidikan dan Perlindungan Anak-Anak Kita".

“Kami ingin menekankan pentingnya peran aktif orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak, salah satunya lewat kebiasaan membaca buku serta mendongeng di lingkungan keluarga,” ujarnya.

Kehadiran Bus Perpustakaan Keliling Kabupaten Gianyar disambut antusias oleh anak-anak. Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memilih berbagai buku cerita bergambar, membaca bersama orang tua dan pendidik, serta mengikuti sesi storytelling yang berlangsung secara interaktif.

Menurut Kadek Ariasa, kebiasaan membaca bersama keluarga tidak hanya meningkatkan kemampuan literasi anak, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara orang tua dan anak.

“Literasi bukan sekadar kemampuan mengeja kata, melainkan jembatan emosional antara anak dan orang tua. Ketika orang tua meluangkan waktu bercerita dan membaca buku bersama anak, di situlah rasa aman, kasih sayang, dan perlindungan karakter terbentuk,” ungkapnya.

Kolaborasi antara Taman Pendidikan Sarin Rare, keluarga, dan Dinas Perpustakaan Kabupaten Gianyar diharapkan mampu menumbuhkan budaya gemar membaca sejak usia dini sebagai fondasi pembentukan karakter anak.

“Sebagai bekal utama membentengi anak-anak dari dampak negatif era digital,” tutup dia.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/gnr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami