Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Hasil Panen Melimpah, Petani Bunga Gumitir Gigit Jari
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Mendapatkan hasil panen yang berlimpah menjadi harapan bagi setiap petani atas apa yang mereka tanam baik di kebun maupun di lahan persawahan.
Hanya saja, saat mendapatkan hasil panen yang berlimpah, sejumlah Petani bunga Gumitir di Desa Abang, Karangasem justru merasa galau.
Bagaimana tidak, saat hasil panen Bunga Gumitir sedang bagus - bagusnya, harga jual bunga justru merosot tajam, ibarat sudah jatuh tertimpa tangga, sudah harganya murah lagi diperparah oleh minimnya pembeli.
"Biasanya harga per kilogramnya bisa diatas Rp.15 ribu, tapi sekarang turun menjadi Rp.6 ribu saja, sudah dijual murah tidak juga ada yg mau beli," tutur salah seorang petani Bunga Gumitir asal Dusun Abang Kelod, I Nengah Sudi pada Kamis, (02/09/2021).
Menurut Sudi, merosotnya harga Gumitir karena pengaruh permintaan pasar yang menurun lantaran tidak ada hari-hari besar upacara keagaman. Disamping itu juga dipengaruhi situasi Pandemi Corona terlebih terjadi pembatasan upacara keagamaan akibat pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
Keluhan para Petani Gumitir tersebut juga didengar oleh Perbekel Desa Abang, I Nyoman Sutirtayana. "Ya saya sempat ngobrol dengan para Petani Gumitir, mereka mengeluhkan harga yang merosot ditambah minim pembeli, sehingga mereka enggan untuk memanen ketimbang busuk tidak laku dijual," ujarnya.
Padahal, menurutnya petani gumitir yang tergabung dalam kelompak Tani "Kembang Lestari" itu setidaknya saat musim panen bisa menyuplai hingga 300 sampai 400 kilogram bunga Gumitir perharinya.
Namun demikian, Sutirtayana tidak mau berdiam diri, ia berupaya untuk membantu memasarkan hasil panen Bunga Gumitir para petani tersebut melalui media sosial. Ia berharap melalui media sosial ada melirik dan berminat untuk membeli bunga Gumitir dari para Petani di Desa Abang.
"Kita coba ikut tawarkan melalui media sosial, siapa tahu ada pengepul bunga Gumitir yang melihat dan mau membeli," tandasnya.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4121 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1414 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 866 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun