Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 5 November 2026
Hasto Respons Sudirman Said: PDIP Tidak Pernah Hambat Anies
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengaku pihaknya tak akan ikut campur terkait pencalonan presiden Anies Baswedan lewat Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) di Pilpres 2024.
Pernyataan itu disampaikan Hasto merespons anggota Tim Delapan KPP, Sudirman Said yang mengaku bakal capres dari partainya kini tengah dijegal. Dia menyebut ada pejabat pemerintah yang ingin menarik dukungan PKS di KPP.
"PDIP tidak pernah menghambat karena kami belajar dari sejarah," kata Hasto di sela-sela Rakernas III PDIP, Kamis (8/6).
Hasto justru curiga narasi penjegalan terhadap Anies hanya dibuat-buat. Upaya itu menurut dia dilakukan untuk menutupi rekam jejak Anies yang dianggap tak memiliki prestasi.
"Pemimpin yang berprestasi selalu dihadapkan pada ujian, tetapi pemimpin yang tidak berprestasi menciptakan ganjalan seolah-olah seperti ujian," kata dia.
Menurut Hasto, dibanding Anies, partainya justru kerap mengalami berbagai upaya penjegalan. Mulai dari pencalonan Presiden Joko Widodo di Pilpres 2014, hingga pencalonan Ganjar Pranowo.
"Pengalaman dari Bapak Presiden Jokowi ketika dari gubernur melangkah menjadi calon presiden dan kemudian terpilih sebagai presiden, begitu banyak penjegalan," kata dia.
Dia lebih lanjut mengkritik Anies karena tak bisa melanjutkan kerja-kerja Jokowi sejak di Jakarta. Menurut dia, Anies tak punya prestasi sehingga hanya bisa menyalahkan pihak lain.
"Apa yang dilakukan Presiden Jokowi begitu baik di Jakarta tidak dilanjutkan," ucap Hasto.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 607 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 490 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan