Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Homestay dan Hotel Melati di Lombok Masih Banyak Kosong
BERITABALI.COM, NTB.
Meskipun banyak hotel di Lombok yang telah dipesan menjelang MotoGP Mandalika, namun bukan berarti bahwa seluruh hotel maupun penginapan di Lombok telah penuh.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB, Ni Ketut Wolini, mengatakan masih banyak penginapan dan hotel yang kosong di Lombok Timur dan Lombok Utara.
“Di Lombok Utara khususnya tiga Gili belum bergerak (masih kosong) termasuk Lombok Timur juga sama,” kata Ketur Wolini, Jumat (14/1).
Lombok Barat dan Mataram telah penuh dipesan penonton MotoGP. Namun, khusus hotel melati dan homestay masih banyak yang kosong.
“Untuk di Lombok Barat, Lombok Tengah dan Kota Mataram kalau hotel bintang dua sampai lima semua sudah penuh. Tapi hotel melati dan homestay masih banyak yang kosong,” ujarnya.
Sebelumnya, Komandan Lapangan Persiapan MotoGP Jenderal (Purn) Hadi Tjahjanto, mengatakan Lombok kekurangan kamar untuk penonton MotoGP. Pemerintah mengizinkan MotoGP ditonton 65 ribu orang. Namun ketersediaan kamar di Lombok hanya sekitar 16 ribu kamar.
Skenario pemenuhan kebutuhan kamar juga sudah dilakukan, mulai dari homestay milik warga lingkar Mandalika, penginapan atau hotel di Bali, namun itu belum memenuhi kebutuhan penonton. Total hanya tersedia 42 ribu kamar, yang artinya kekurangan 20 ribu kamar lagi.
Menanggapi beberapa opsi tersebut, Wolini mengatakan boleh saja penonton diarahkan untuk menginap di luar NTB, namun dengan catatan seluruh hotel yang ada di Lombok harus benar-benar terisi tamu.
“Apabila asumsi penjualan tiket 65 ribu jelas akan kekurangan kamar hotel,” katanya.
“Boleh-boleh saja alternatif di Bali asal harus penuh dulu kamar-kamar hotel yang ada di Lombok, baik yang ada di Lombok Timur, Lombok Utara dan juga hotel melati dan homestay di Lombok,” ujarnya.
Beberapa alternatif memenuhi kebutuhan kamar sudah disuarakan. Opsi mendatangkan kapal pesiar dari Singapura juga diutarakan.
“Saat ini sudah ada dua kapal cruise (pesiar) dari Singapura yang siap datang ke Lombok,” kata Marsekal Hadi Tjahjanto.
Namun, kapal pesiar hanya mampu menyediakan 2 ribu kamar. Kapal yang datang pun membawa penonton MotoGP Mandalika, bukan dengan kondisi kosong.
Terbaru, opsi menyediakan area camping ground di Lombok untuk penonton MotoGP tengah dibahas. Namun itu jika betul-betul kekurangan kamar.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1411 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1072 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 913 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 811 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik