Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Hujan Deras Guyur Buleleng, Dua Tembok Rumah Ambruk dan Pohon Tumbang
BERITABALI.COM, BULELENG.
Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Buleleng pada Minggu (26/10) menyebabkan beberapa bencana, mulai dari tembok rumah ambruk hingga pohon tumbang. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, I Gede Suyasa, dikonfirmasi Senin (27/10) membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, dua rumah warga di Desa Pelapuan, Kecamatan Busungbiu, mengalami kerusakan akibat tembok penyengker roboh.
"Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WITA, saat hujan deras mengguyur wilayah Desa Pelapuan selama lebih dari satu jam. Karena curah hujan tinggi dan kondisi tanah yang labil, dua tembok milik warga ambruk,” ujarnya.
Korban pertama, Kadek Budiarti, mengalami kerusakan tembok sepanjang 9 meter dengan tinggi 1,5 meter dan pondasi 1,5 meter. Reruntuhan bahkan menutup akses menuju Merajan Arya Tegeh Kori. Total kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta.

Baca juga:
Tutupan Hutan di Denpasar Tinggal 2 Persen, Menteri LH: Begitu Hujan Deras Dipastikan Banjir
Sementara itu, Putu Ariama juga mengalami kerusakan tembok sepanjang 4 meter dengan tinggi 3,5 meter beserta fondasi, dengan kerugian sekitar Rp5 juta.
Selain di Busungbiu, kejadian serupa juga dilaporkan di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, pada pukul 17.25 WITA. Sebuah pohon jenis sandat tumbang dan menutup badan jalan, menyebabkan arus lalu lintas sempat tersendat.
"Semua laporan bencana sudah kami tindaklanjuti bersama relawan desa. Kejadian ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang melanda wilayah Buleleng sejak Minggu kemarin,” ujar Suyasa.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat saat ini Buleleng telah memasuki musim hujan.
"Utamanya masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor seperti Gitgit dan Munduk agar selalu waspada. Sementara untuk pohon-pohon yang berpotensi tumbang, kami sudah berkoordinasi dengan Dinas PU dan DLH untuk penebangan," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4665 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan