Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 17 Agustus 2026
Ibu dan Anak Meninggal Dunia Terseret Banjir Bandang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Banjir bandang yang melanda wilayah Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh menyebabkan dua warga Desa Rambung Jaya, Kecamatan Darul Hasanah meninggal dunia karena terseret arus.
Korban meninggal dunia itu bernama Samine (60) dan Indah (14). Keduanya merupakan ibu dan anak. Mereka sempat dinyatakan hilang saat berada di dalam rumah ketika bencana itu melanda. Namun kemudian keduanya ditemukan sudah tak bernyawa.
"Benar (ibu dan anak meninggal). Mereka saat itu berada dalam rumah dan terseret arus banjir," kata Kepala BPBD Aceh Tenggara, Nazmi Desky saat dikonfirmasi, Rabu (2/11).
Mereka ditemukan sekitar tiga kilometer dari lokasi rumah korban setelah dilakukan pencarian oleh warga dan petugas gabungan. Saat ini petugas masih melakukan pendataan terkait korban terdampak banjir bandang serta menurunkan alat berat untuk normalisasi sungai dan pembersihan material dari banjir bandang tersebut.
Sebelumnya, banjir bandang itu menerjang lima desa di Kecamatan Darul Hasanah. Lima desa itu masing-masing Desa Rambung Teldak, Rambung Jaya, Seri Muda, Lawe Pinis dan Makmur Jaya.
Selain menelan korban jiwa, banjir itu juga memutus dua jembatan penghubung antardesa di Kecamatan Darul Hasanah.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4562 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2364 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2016 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1629 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1068 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun