Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 25 September 2026
Infrastruktur Pariwisata Bali Butuh Investasi Swasta
Jumat, 24 Februari 2017,
09:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Bali masih membutuhkan pemerataan pembangunan guna menyeimbangkan kesejahteraan antara Bali utara dengan Bali selatan. Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambutan selamat datangnya yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta dalam acara Pembukaan Regional Investment Forum 2017 dengan tema “Investment Promotion in Tourism and Supporting Infrastructure” yang dilaksanakan di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Kamis(23/2).
“Bali memang tidak memiliki sumber daya alam yang bisa dimanfaatkan oleh karena itu pembangunan Bali sangat bergantung dan fokus pada sektor UMKM dan karakteristik budaya serta alam yang menjadikannya dasar dari pengembangan pariwisata Bali, oleh karena itu investasi sangat diperlukan untuk mengembangkan sektor tersebut,” jelasnya.
Ia juga menuturkan bahwa, dalam upaya pengembangan pariwisata tersebut, diperlukan sebuah investasi dalam rangka pembangunan infrastruktur yang mampu mendukung dan mendorong kemajuan pariwisata tersebut.
[pilihan-redaksi]
“Jadi saya sangat setuju dengan tema yang dipilih saat ini, kita sendiri tahu bahwa pariwisata itu sangat membutuhkan adanya infrastruktur jika ingin berkembang,” imbuhnya.
Sementara itu Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menyampaikan bahwa sektor pariwisata dan infrastruktur pendukungnya akan menjadi sektor prioritas untuk menarik investor asing dan domestik. Kepada ratusan investor yang setengahnya merupakan penanam modal dan calon penanam modal dari sejumlah negara itu, Thomas mengatakan sektor turisme menjadi ujung tombak baru bagi pemerintah untuk meningkatkan penanaman modal.
Thomas mengemukakan peluang usaha yang muncul dari infrastruktur pendukung harus dimanfaatkan oleh investor secara optimal mengingat pertumbuhan investasi di sektor ini mencapai 18 persen per tahun. Ia juga menyampaikan, dalam forum tersebut juga akan diadakan pertemuan "one on one" antara investor dengan pemerintah daerah maupun investor dengan perusahaan lokal yang diharapkan mempromosikan potensi investasi pariwisata dan infrastruktur pendukung di daerah kepada investor atau calon investor.
Ditambahkan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam paparannya yang memaparkan potensi pariwisata mengatakan bahwa sektor pariwisata merupakan alat yang paling murah dan mudah bagi pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, devisa asing serta menciptakan lapangan kerja. Arief mengatakan pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia tahun 2015 jauh di atas ASEAN dan bahkan untuk tataran global.
"Secara umum sektor pariwisata tumbuh 10,3 persen, di atas ASEAN yang tumbuh 5,1 persen dan dunia di level 4,4 persen," katanya. [rls/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8408 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5798 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3628 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2453 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026