Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Inilah Skema Evakuasi Bangkai Pesawat Lion Air
Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Tuban. Bangkai pesawat Lion Air yang jatuh kemarin sore sesaat sebelum mendarat di Bandara Ngurah Rai hingga kini masih diposisi seperti semula sebelum akan dievakuasi.
Terkait evakuasi burung besi itu, anggota Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Masruri menyatakan sudah diputuskan rencana evakuasi bangkai pesawat berlambang singa terbang itu. Masruri mengaku pesawat naas yang membawa 101 penumpang dan 7 kru pesawat itu akan dievakuasi ke Pantai Kelan.
Dipilih Pantai Kelan, kata Masruri karena Pantai Kelan berjarak sangat dekat yakni sekitar 5 kilometer lokasi pesawat yang kini semakin terendam itu. "Sudah diputuskan tadi malam, pesawat akan dievakuasi ke Pantai Kelan. Sedang dipelajari oleh operator kapal. Nanti akan ditarik oleh kapal," ujarnya, Minggu (14/4/2013).
Masruri mengaku skema dan opsi itu kini tengah dipelajari oleh pihak terkait. Menurutnya, rencana evakuasi itu sebisa mungkin meminimalisasi kerusakan, utamanya terumbu karang dan habitat laut lainnya. "Nanti kita pelajari dulu. Kita ingin meminimalisasi kerusakan seperti terumbu karang dan lain-lain," imbuh Masruri.
Terkait dugaan sementara penyebab kerusakan, Masruri belum dapat menjelaskannya. "Kami baru melakukan mengumpulkan data. Investigasi harus secara profesional dalam melakukan analisis. Kami tidak akan melakukan satu kesimpulan tergesa-gesa," jelasnya.
Bagi Masruri, hasil investigasi nantinya harus mendekati fakta yang sesungguhnya terjadi sesuai kenyataan yang ada. "Hasil investigasi harus mendekati sesungguhnya dengan kenyataan yang ada. Rekomendasi yang akan kami keluarkan nanti seperti itu," tutupnya. (dws)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 351 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 304 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 226 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun