Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Insentif Kendaraan Listrik Masih Dihitung Kemenkeu, Jokowi: Motornya Dulu
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan saat ini jumlah insentif untuk kendaraan listrik masih dihitung oleh Kementerian Keuangan.
Ia juga memastikan insentif untuk kendaraan listrik masih diprioritaskan untuk sepeda motor listrik.
"Insentif masih dihitung kementerian keuangan. Berapa mobil dan motornya Tapi yang didahulukan motornya dulu," ujar Jokowi saat mengunjungi pameran otomotif IIMS 2023, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, baru-baru ini.
Namun demikian, lanjut Jokowi, insentif untuk mobil listrik akan tetap di kalkulasi. Secara produk, mobil listrik juga belum begitu banyak tersedia.
"Wong mobil listrik saya tanya ngantri ada yang setahun. Dua bulan enam bulan, inden. Tapi tetap dalam perhitungan dan kalkulasi," pungkas Jokowi.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, pemerintah saat ini tengah berupaya untuk memfinalisasi paket insentif pembelian kendaraan listrik.
Adapun untuk motor listrik akan diberikan subsidi sekitar Rp7 juta per unit. Sementara itu, untuk pembelian mobil listrik sendiri, pemerintah berencana untuk memberikan paket insentif berupa pengurangan pajak.
Luhut menargetkan pembahasan mengenai pemberian paket insentif kendaraan listrik dapat rampung pada Februari 2023. Dengan begitu, ia berharap insentif ini dapat mendorong masyarakat untuk membeli kendaraan listrik. (sumber: Suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4513 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2329 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1973 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1597 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun