Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Intrusi Air Laut di Sanur Capai 600 M ke Darat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Intrusi air laut di kawasan Sanur kini telah mencapai 600 meter ke arah darat. Tingginya tingkat intrusi di kawasan wisata Sanur akibat tingginya volume pengambilan air bawah tanah.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium BLH Bali Gede Suarjana ketika ditemui di Renon (21/4) menyatakan intrusi air laut kini tidak saja menyebabkan beberapa tanaman menjadi mati tetapi juga membawa ancaman kemiringan tanah akibat kosongnya rongga-rongga air dalam tanah.
"Rongga-rongga air ini akan kosong, nah bisa jadi akan terjadi kemiringan bangunan di daerah pinggir pantai. Bagaimana caranya? Harus menyiapkan cadangan-cadangan air yang bisa masuk ke dalam tanah, seperti menyiapkan kamuflase gundukan, kemudian lubang resapan, sumur resapan biopori dan lain sebagainya," kata Gede Suarjana.
Suarjana menyebutkan penggunaan air bawah tanah yang berlebihan secara rata-rata terjadi di kawasan wisata seperti Sanur, Kuta dan Nusa Dua. Menurut Suarjana, pemerintah provinsi Bali kini telah menyiapkan kebijakan pembatasan penggunaan air bawah tanah.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5507 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2317 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1129 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan