Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Isak Tangis Histeris Warnai Prosesi Penguburan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Korban dugaan aksi pembunuhan terhadap pasangan suami istri di Dusun Tingkih Kerep, Desa Jineng Dalem Kecamatan Buleleng telah dikuburkan berdampingan di Pekuburan Desa Adat Alap Sari, desa setempat, prosesi penguburan diwarnai isak tangis histeris dari keluarga.
Diantar seluruh warga Desa Jineng Dalem dengan menempuh route hampir satu kilo dari rumah duka, jenasah Kadek Sowara dan Luh Sukesi, yang diduga tewas akibat dibunuh, Minggu (28/10) siang dikuburkan secara berdampingan di Pekuburan Adat Desa Pakraman Alap Sari.
Baca juga:
Mobil Terbakar, 4 Penumpang Meninggal
Kedua jenasah pasangan suami istri tersebut sebelumnya disemayamkan di rumah duka di dusun Tingkih Kerep Desa Jineng Dalem, setelah Sabtu siang diotopsi di Rumah Sakit Sanglah.
Kedua Jenasah yang dimasukan kedalam peti selanjutnya diusung warga melewati pusat desa dan langsung menuju Pekuburan Desa Pakraman Alap Sari di Desa setempat, isak tangis histerispun tidak bisa terbendung dari anak-anak Kadek Sowara dan Luh Sukesi serta keluarga yang ikut mengantarkan ke peristirahatan terakhir, bahkan ada beberapa diantaranya langsung jatuh pingsan saat kedua jenasah diturunkan ke lubang kuburan.
Sejumlah warga Desa Jineng Dalem berharap, kematian misterius Kadek Sowara dan Luh Sukesi agar segera dapat diungkap oleh polisi, walaupun ada indikasi keterlibatan oknum TNI didalamnya dalam hal ini, warga meminta pimpinan di tubuh TNI bisa memberikan kesempatan polisi melakukan penyelidikan maupun penyidikan atas dugaan keterlibatan oknum anggota TNI yang mengaku sebagai dukun,ungkap Aryana Rai.
yang jelas kami mencurigai dukun ini sebagai pelakunya, sebab tamu yang terakhir yang datang kerumah korban ya, pak oke ini,cerita sejumlah warga dan meminta agar pelaku dituntut sesuai hukum yang berlaku.
Korban dugaan tindak pembunuhan Kadek Sowara dan Luh Sukesi meningalkan delapan orang anak, satu diantaranya telah menikah, sedangkan tujuh anak-anaknya masih menyelesaikan sekolah di SMA sebanyak dua orang, SMP tiga orang dan dua orang di Sekolah Dasar.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3901 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3012 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2065 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2034 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1819 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun