Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Israel Serang Fasilitas UNRWA di Gaza, Tangkap Puluhan Pengungsi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Israel dilaporkan menyerang penampungan yang dijalankan badan bantuan untuk pengungsi Palestina (UNRWA) di Kota Gaza, Senin (29/1).
Pasukan Israel dilaporkan turut menangkap puluhan pria yang mengungsi di fasilitas penampungan tersebut.
Saksi mata mengatakan kepada kantor berita Palestina, Wafa, bahwa anak-anak dan perempuan berlarian menyelamatkan diri usai pasukan Zionis menggerebek penampungan itu.
Sejumlah perempuan dan anak-anak lain juga disebut ditahan di dalam gedung di saat para lelaki dibawa pergi.
Mereka yang menyelamatkan diri dikabarkan mencari perlindungan ke Rumah Sakit Baptist, yang dulu pernah dibombardir Israel.
Selain penampungan milik UNRWA, pasukan Israel juga dilaporkan menyerbu beberapa pusat penampungan lain di kota itu.
Dikutip Wafa, Agresi Israel di Gaza hingga kini telah menewaskan lebih dari 26.600 orang. Mayoritas korban ialah anak-anak dan perempuan.
Israel mengaku pihaknya kini fokus menyerang selatan Gaza, setelah mengklaim telah menumpas habis Hamas di area utara.
Salah kota yang menjadi sasaran serbu Israel yakni Khan Younis, yang dipercaya Zionis menjadi lokasi persembunyian para pemimpin Hamas.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 1279 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1144 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 898 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 821 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 575 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun