Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 31 Juli 2026
ITC Selidiki Kasus Qualcomm vs Apple
Jumat, 11 Agustus 2017,
14:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, San Francisco. Komisi Perdagangan Internasional (ITC) sepakat untuk menyelidiki tuduhan Qualcomm Inc terhadap Apple Inc yang dinyatakan telah melanggar paten untuk iPhone 7 dan perangkat lainnya.
ITC akan mengambil keputusan 'di awal waktu yang tepat' dan menargetkan penyelidikan selesai dalam 45 hari ke depan, kata mereka dalam keterangan yang dikutip Reuters.
[pilihan-redaksi]
Awal Juli lalu, Qualcomm meminta regulator perdagangan AS untuk melarang beberapa model iPhone yang memakai chip modem broadband, yang membuat ponsel tersambung ke jaringan data nirkabel, yang tidak dibuat oleh Qualcomm.
Apple mulai menggunakan chip modem broadband dari Intel Corp di iPhone 7.
Qualcomm tidak menyatakan chip Intel melanggar paten, tapi, cara Apple menggunakan chip untuk iPhone.
"Kami menantikan penyelidikan ITC atas pelanggaran Apple terhadap hak intelektual kami dan percepatan pemulihan yang dapat dilakukan," kata Wakil Direktur dan penasihat umum Qualcomm, Don Rosenberg, dalam keterangan tertulis.
Intel menolak berkomentar. Apple merujuk pada tanggapan awal dari CEO Tim Cook yang menyatakan Qualcomm belum menawarkan istilah lisensi yang 'adil dan masuk akal' untuk teknologi Qualcomm.
"Saya tidak yakin ada orang yang yang memutuskan memesan iPhone berdasarkan hal itu. Saya rasa ada banyak kasus hukum di subjek itu, tapi, kita lihat nanti," kata Cook pada Mei lalu.
Apple mendapat dukungan dari grup lobi yang mewakili Google Alphabet Inc, Amazon.com Inc, Microsoft Corp, dan Facebook Inc.
Mereka berpendapat melarang Apple mengimpor iPhone yang dirakit di luar dan memakai chipset Intel Corp akan 'mengguncang pasokan ponsel' dan merugikan konsumen.
Qualcomm menuduh kelompok teknologi yang membela Apple 'bekerja sama untuk menyesatkan' regulator perdagangan. [bbn/idc]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3925 Kali
03
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3126 Kali
04
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2117 Kali
05
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2063 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026