Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 24 September 2026
Jadi Tujuan Wisata Dunia, Bali Mulai Terapkan Uang Elektronik
Sabtu, 25 April 2015,
07:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sebagai daerah tujuan wisata dunia, Bali diharapkan segera menerapkan transaksi belanja non-tunai dan pembayaran uang elektronik di setiap pusat perbelanjaan di wilayah Bali.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali, Dewi Setyowati menyatakan sistem pembayaran menggunakan non-tunai seperti kartu kredit, debit dan uang elektronik, dinilai memberikan kemudahan yang lebih efektif dan efisien dari segi pencatatan transaksi dan meminimalkan penggunaan uang pecahan kecil.
"Bali harus segera menerapkan belanja non-tunai, karena sangat potensial sebagai daerah tujuan wisata dunia. Negara tetangga sudah lebih maju, kita jangan sampai ketinggalan lah," ujar Dewi di Denpasar, Jumat (24/4/2015).
Menurut Dewi, sistem pembayaran menggunakan non-tunai juga dianggap mampu menghindari peredaran uang palsu. Selain mengurangi penggunaan uang tunai, dengan gerakan transaksi non-tunai diharapkan akan mampu mendorong masyarakat maupun wisatawan terbiasa bertransaksi non tunai di Bali.
"Program ini sebagai salah satu edukasi kepada masyarakat untuk mencoba tren berbelanja dengan pembayaran non tunai," harapnya.
Untuk mendukung gerakan non tunai di Bali, Bank Indonesia Provinsi Bali meluncurkan transaksi non-tunai di salah satu pusat perbelanjaan tertua di kota Denpasar yakni di supermarket Tiara Dewata.
Pembayaran menggunakan non-tunai dan uang elektronik perdana ini didukung bank-bank pendukung non tunai seperti BNI, BCA, Mandiri, BRI dan BPD Bali. Untuk kali ini, program pembayaran dengan non-tunai itu hanya dilaksanakan pada waktu tertentu yakni khusus pada stan makanan di Tiara Dewata mulai 24-28 April 2015. Setelah Tiara Dewata, BI Bali akan membidik Supermarket Hardy's untuk menerapkan program sejenis.
"Kami rencananya akan mengembangkan kegiatan transaksi tanpa uang tunai itu di beberapa pusat perbelanjaan lainnya di wilayah Bali. Kami targetkan hingga akhir tahun, 30 persen pusat perbelanjaan di Bali sudah menggunakan transaksi non-tunai," ungkapnya.
Dewi mengakui selama ini transaksi non tunai menggunakan kartu yang diterbitkan pihak bank di Bali tergolong cukup tinggi. Ia memberi contoh pada 2014, jumlah kartu yang diterbitkan oleh Mandiri, BRI, dan BCA mencapai 111.000 kartu dengan total transaksi senilai Rp14,23 miliar.
Sementara itu, terkait gerakan non-tunai dan uang elektronik perdana ini, Manajer Operasional Tiara Dewata, Novi Setyo Utomo menyatakan pembayaran dengan uang elektronik, pihaknya baru melayani pada stan makanan.
"Khusus uang elektronik kami layani di stan makanan dulu. Kalau di supermarket sudah kami layani dengan kartu kredit dan debit. Kami berencana memberlakukan uang elektronik secara bertahap," tandasnya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8328 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5759 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3602 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2434 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026