Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 14 Mei 2026
Jadwal Pulang Tak Jelas, Ortu Juini Cemas
Beritabali.com, Candikuning
BERITABALI.COM, TABANAN.
Satu dari tiga Warga Negara Indonesia asal Bali, yang menjadi korban selamat saat gempa bumi Haiti bernama Ni Luh Made Juini. Orang tua Luh Made Juini di Desa Candikuning Kabupaten Tabanan Bali mengaku cemas karena hingga kini jadwal kepulangan anak mereka tidak jelas.
Mereka berharap Pemerintah Indonesia membantu kepulangan anak mereka, agar segera bisa berkumpul bersama keluarga di Candikuning.
Pasca gempa bumi 7 skala richter mengguncang Haiti dan menimbulkan puluhan ribu korban jiwa, Wayan Maliana dan istrinya Ni Ketut Rumen terus mencari informasi keberadaan anak mereka Ni Luh Made Juini. Setelah tahu anaknya selamat, Maliana dan Rumen mengaku bisa bernafas lega.
Meski sudah merasa senang anaknya selamat, namun orang tua Made Juini dan keluarga besarnya di Banjar Kembang Merta, Desa Candikuning, Kabupaten Tabanan, mengaku masih cemas.
Hingga saat ini, jadwal kepulangan anak kami Made Juini ke Bali masih belum pasti. Katanya masih ada urusan di Haiti, masih mengurus surat-surat. Kita di Bali diminta terus berdoa agar dia selamat, kata Ayah Juini, Wayan Maliana, hari ini (16/01).
Saat menelpon orang tuanya terakhir kali pada Sabtu pagi ini, Juini bercerita saat gempa ia tengah bekerja sebagai terapis spa di sebuah hotel di pusat kota Haiti. Anak saya selamat dari gempa karena hotel tempatnya bekerja mempunyai kontruksi bangunan yang kokoh sehingga tidak roboh seperti bangunan lain di sekitar tempatnya bekerja, kata Maliana.
Masih menurut cerita Maliana, setelah selamat dari gempa, Made Juini dibawa ke tempat penampungan oleh dua orang petugas dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Kini anak kami berada di sebuah sebuah hotel yang aman di kota Haiti bersama beberapa korban selamat lainnya. Kami berharap sekali bantuan pemerintah agar dia bisa segera bisa pulang ke rumah, imbuh ibu Juini, Ni Ketut Rumen.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1246 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 969 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 798 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik