Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 22 September 2026
Jaya Negara Berharap Disabilitas di Denpasar Mampu Mandiri
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jayanegara berharap kaum penyandang disabilitas mampu mandiri dan menargetkan agar bisa menghapus tingkat kerawanan ekstrem di Kota Denpasar.
“Yang jelas kita kan targetkan kita ingin menghapus tingkat kerawanan yang ekstrem, kita ingin menghilangkan itu. Apalagi sekarang dari kesehatan kita sudah mencapai vaksin 98%. Kita ingin penyandang disabilitas ini dia mampu mandiri poinnya,” ujar Jayanegara saat Hadir dalam perayaan hari disabilitas internasional dan hari kesetiakawanan nasional, di Dharma Negara Alaya pada Selasa (20/12/2022).
Untuk mewujudkan harapan itu juga ia akan memaksimalkan beberapa wadah pemberdayaan kaum disabilitas yang sudah dibuat meliputi rumah berdaya dan Graha Nawasena.
Ketua Kelompok usaha Bersama (Kube) Dirgantari Jaya di Graha Nawasena, Nyoman Juniarta (41) menjelaskan diberikannya wadah seperti graha nawasena menjadikan kaum disabilitas memiliki tempat untuk berkreasi.
Ia menyebut jenis kreativitas yang diberdayakan di sana juga beragam, meliputi kuliner, anyaman, clothing, hingga lukisan. Dengan ditampungnya kreativitas tersebut maka ia berharap agar ada kesempatan untuk karya kaum disabilitas dilirik.
“Jadi (Graha Nawasena) itu memang wadah untuk kreativitas ini. Kedepannya kita punya visi dan misi ke depan mungkin kita ke festival atau pameran gitu, kita tunjukkan. Siapa tahu ke depan ada perusahaan tahu mereka punya kreativitas dan diajak bekerja sama,” ujar Juniarta.
Sementara itu, Kepala Sentra Terpadu Kartini Kemensos RI, Rachmat Koesnadi yang turut hadir dalam kegiatan tersebut juga menyampaikan akan terus menggerakkan penyerapan tenaga kerja disabilitas sesuai UU tentang disabilitas.
“Ya sesuai dengan UU disabilitas, minimal perusahaan itu menampung sekitar 1%, dan pemerintah daerah, provinsi atau pusat harus menampung 2% disabilitas. Dilakukan sosialisasi dan edukasi kepada mereka agar juga menampung penyandang disabilitas untuk bisa menjadi pegawai di situ,” ujar Rachmat.
Dalam kegiatan tersebut juga Kementerian Sosial RI memberikan bantuan alat bantu disabilitas kepada 600 orang penerima. Alat bantu tersebut meliputi tongkat adaptif, kursi roda elektrik, motor roda tiga, alat bantu dengar, dan yang lainnya. (sumber: Suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8252 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5707 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3564 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2409 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar