Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Jembrana Terapkan Tiga Klaster Atasi Sampah, Fokus dari Hulu ke Hilir
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sampah masih menjadi perhatian masyarakat di Jembrana. Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Dinas Lingkungan Hidup mendorong pengelolaan sampah secara terintegrasi lewat pendekatan tiga klaster mulai dari hulu, tengah, hingga hilir.
Pada klaster hulu, perubahan perilaku masyarakat menjadi fokus utama. Masyarakat diajak mengolah sampah dari sumber melalui program Teba Modern, Jembrana Kedas, Gang Hijau, dan penguatan bank sampah.
Di klaster tengah, pemerintah meningkatkan pengelolaan TP3SR agar proses pengumpulan dan pengolahan sampah lebih efisien serta mengurangi beban ke Tempat Pembuangan Akhir.
Sementara itu, klaster hilir menjadi tantangan terbesar karena kondisi TPA sudah overload. Dinas Lingkungan Hidup menyiapkan pemanfaatan teknologi pengolahan sampah sebagai solusi jangka panjang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jembrana, Dewa Gede Arily Candra Wisnawa mengatakan, pihaknya terus menjalankan penguatan di setiap klaster agar pengelolaan sampah lebih terarah.
“Di hulu kami dorong perubahan perilaku berbasis sumber. Untuk klaster tengah kami maksimalkan TP3SR. Kondisi TPA yang padat membuat kami menyiapkan teknologi sebagai solusi,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Melalui langkah ini, pemerintah berharap penanganan sampah di Jembrana berjalan lebih menyeluruh dan mampu mengurangi persoalan di lapangan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2722 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2020 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1956 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun