Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Jerman Akan Legalkan Ganja, Bisa Jadi 'Surga' Mariyuana
BERITABALI.COM, DUNIA.
Menteri Kesehatan Jerman Karl Lauterbach dikabarkan telah menyetujui rencana pembelian dan kepemilikan ganja di negaranya.
"Menteri Kesehatan Jerman mengatakan rencana untuk melegalkan pembelian dan kepemilikan ganja telah disepakati," cuit The Spectator Index melalui media sosial Twitter-nya, Rabu (26/10).
Lauterbach mempresentasikan makalah landasan tentang Undang-Undang yang direncanakan untuk mengatur distribusi terkontrol dan konsumsi ganja untuk tujuan rekreasi di kalangan orang dewasa.
Hal itu termasuk dalam langkah yang dijanjikan oleh pemerintah Kanselir Olaf Scholz yang bakal menjadikan Jerman sebagai salah satu negara pertama di Eropa yang melegalkan ganja. Tak hanya itu, memperoleh dan memiliki hingga 20 hingga 30 gram ganja rekreasi untuk konsumsi pribadi juga bakal dilegalkan.
Pada tahun lalu, pemerintah koalisi telah mencapai kesepakatan untuk memperkenalkan Undang-Undang selama masa jabatan empat tahun untuk memungkinkan distribusi ganja yang terkontrol di toko-toko berlisensi. Sebagai informasi, banyak negara Eropa telah melegalkan ganja demi tujuan pengobatan terbatas.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4515 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2330 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1977 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1600 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun