Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
Juini Juga Pernah Selamat dari Tsunami Maladewa
Beritabali.com, Candikuning
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sebelum selamat dari gempa bumi di Haiti, Ni Luh Made Juini sebelumnya juga berhasil selamat dari terjangan tsunami saat bekerja di Maladewa beberapa tahun lalu.
Menurut orang tua Luh Made Juini, Wayan Maliana dan istrinya Ni Ketut Rumen, sebelum bekerja di Haiti, anak mereka pernah bekerja sebagai terapis spa di beberapa negara mulai Malaysia, Bahrain, Dubai, hingga Maladewa.
Saat bekerja di Maladewa beberapa tahun silam, Made Juini juga nyaris celaka setelah negara kepulauan itu diterjang gelombang tsunami.
Waktu kerja di Maladewa beberapa tahun lalu, anak saya juga pernah mengalami bencana tsunami. Namun berkat perlindungan Ida Hyang Widhi Wasa, anak saya bisa selamat, kata Maliana, di rumahnya di Candikuning, hari ini (16/1).
Setelah berhasil lolos dari maut di Maladewa, Juini tak kapok bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. Selanjutnya wanita dari daerah dingin Bedugul ini mengadu nasib di Haiti sebagai spa terapis di sebuah hotel.
Dengan masa kontrak kerja selama tiga tahun, Juini mulai bekerja di Haiti sejak Februari 2009.
Setelah gempa di Haiti ini, kami ingin anak kami Juini pulang dulu sebentar ke Bali, agar bisa berkumpul dengan keluarga dan bersembahyang mengucapkan syukur karena telah diberi keselamatan, kata Maliana.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 880 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 747 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 565 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 532 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik