Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 26 Agustus 2026
Kamis Pagi, IHSG Dibuka Melemah ke Level 6.634
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pembukaan pra perdagangan hari Kamis (7/7/2022) kembali dibuka melemah ke level 6.634 setelah ditutup turun 0,84 persen pada perdagangan kemarin di level 6.646.
Melansir data RTI, IHSG di awal pra perdagangan dibuka turun ke level 6.634 melemah 12,3 basis poin atau 0,19 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka melemah pada awal perdagangan indeks ini turun ke zona merah di level 946 atau melemah 0,5 basis poin atau 0,06 persen.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 603 miliar lembar saham dengan nilai mencapai Rp 158 miliar dengan volume transaksi mencapai 15 ribu kali. Sebanyak 129 saham menguat, 78 saham melemah dan 225 saham belum ditransaksikan.
Baca juga:
Xiaomi Alihkan Produksi Ponsel ke Vietnam
CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya memprediksi IHSG berpotensi menguat. Penguatan ini didongkrak oleh perekonomian negara yang cukup baik dan kinerja bagus dari beberapa emiten.
"Perekonomian Indonesia yang cukup stabil, terlihat dari rilis data perekonomian ditambah dengan kinerja emiten yang diperkirakan akan cukup bagus sepanjang semester pertama 2022, hari ini IHSG berpotensi menguat," ungkap William dalam analisanya.
Ia memprediksi IHSG bergerak di rentang support 6.589 dan resistance 6.888.
Dirinya pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ASII, JSMR, KLBF, BINA, BBCA, UNVR, WIKA, WTON, PWON, dan ASRI. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4681 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2494 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2131 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1754 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1178 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun