Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Kampanye Prokes Berjalan Efektif, Kasus Covid-19 Berkurang
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kemunculan kasus Covid-19 di Buleleng semakin melandai. Jika kemarin nihil kasus yang muncul, per 20 Nopember 2020, kembali muncul satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19.
Namun begitu, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng optimis penanganan Covid-19 akan semakin membaik seiring degan kampanye protokol kesehatan yang semakin intensif berjalan serta tanggungjawab pemerintah melakukan upaya 3T berjalan dengan efektif.
Anggota Satgas Percepatan Penanganan Covid-19, Bidang data dan Informasi Kabupaten Buleleng, I Ketut Suweca menyatakan penanganan Covid-19 dari tingkat kabupaten hingga kecamatan dan desa sudah berjalan efektif.
“Semua sudah berjalan baik, efektif. Mari bersama-sama untuk disiplin terapkan Prokes baik masyarakat dan pemerintah di wilayah manapun.” pinta Suweca, yang juga Kepala Dinas Kominfo Buleleng melalui siaran pers, Sabtu (21/11).
Sementara itu, dalam catatan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng juga terdapat pasien yang sembuh dari perawatan sebanyak dua orang. Total pasien Covid-19 yang kini dirawat di rumah sakit sudah mulai berkurang hanya 18 orang. Mereka dirawat di rumah sakit yang ada di Buleleng dan di luar Buleleng. (NOV)
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4268 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1448 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 946 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 877 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 768 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun