Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Kandang Bebek di Klungkung Terbakar, Ribuan Telur Ludes
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Klungkung pada Senin (1/9/2025) malam. Sebuah kandang bebek milik Nyoman Suda di Banjar Lepang, Desa Takmung, Banjarangkan, Klungkung hangus diamuk si jago merah.
Api diduga dipicu korsleting listrik. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai belasan juta rupiah. Ribuan telur yang siap dikirim ludes terbakar, begitu pula sejumlah ayam yang ada di dalam kandang. Sementara bebek berhasil diselamatkan.
"Kebakaran di bagian depan saja. Telur ini rencananya akan dikirim, tapi lebih dulu ada insiden begini. Harganya Rp 3.000 per butir, jumlahnya sekitar 4.000," ujar Suda.
Ia menuturkan, kejadian berlangsung begitu cepat. Tidak sampai satu jam setelah ia meninggalkan kandang, kabar kebakaran sudah datang.
"Saya sebenarnya belum lama meninggalkan kandang. Sesampainya di rumah, sekitar 30 menit setelahnya dicari dikabarkan bahwa kandang saya terbakar," terangnya.
Dalam kejadian tersebut, 3 unit armada Pemadam Kebakaran Klungkung dikerahkan ke lokasi. Api berhasil dipadamkan total setelah upaya penyemprotan intensif, dan petugas kemudian meninggalkan TKP.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/klk
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1945 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1704 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1580 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1520 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun