Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Kapal Feri Terbakar, 37 Orang Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebuah kapal feri terbakar di Bangladesh selatan, Jumat pagi di dekat pedesaan selatan Jhalokati, 250km (155 mil) selatan ibukota, Dhaka. Kapal feri itu mengangkut sekitar 500 orang dan korban tewas mencapai 37 orang.
“Kami telah menemukan 37 jenazah. Jumlah korban tewas mungkin meningkat,” kata kepala polisi setempat Moinul Islam kepada AFP.
Sebagian besar meninggal karena kebakaran dan beberapa karena tenggelam setelah banyak orang melompat ke sungai. Api diyakini berasal dari ruang mesin dan kemudian cepat melahap feri yang penuh sesak dengan orang-orang yang pulang dari Dhaka.
"Kami telah mengirim sekitar 100 orang dengan luka bakar ke rumah sakit di Barishal," katanya.
Para ahli menyalahkan pemeliharaan kapal yang buruk, standar keselamatan yang lemah di galangan kapal dan kepadatan penduduk. Pada bulan Juli, 52 orang tewas dalam kebakaran di sebuah pabrik makanan dan minuman di Rupganj, sebuah kota industri di luar Dhaka.
Setidaknya 70 orang tewas pada Februari 2019 ketika api melalap apartemen Dhaka tempat penyimpanan bahan kimia secara ilegal. Pada bulan Agustus setidaknya 21 orang tewas ketika sebuah kapal yang penuh dengan penumpang dan sebuah kapal kargo bermuatan pasir bertabrakan di sebuah danau di Bangladesh timur.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4085 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1402 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 938 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 864 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 742 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun