Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 22 September 2026
Kapal Inggris HMS Spey Tiba di Benoa, Ada Peluru Ukuran Lengan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kapal perang Inggris HMS (His Majesty's Ship) Spey akhirnya tiba di Pelabuhan Benoa pada Jumat (30/9/2022) pagi. Kapal perang ini merupakan kapal paling hijau dan yang paling baru yang dimiliki oleh Tentara Angkatan Laut Inggris (Royal Navy).
Wakil Komandan Kapal, Letnan Komandan Bridget Macnae menyebut bahwa kapal ini memiliki teknologi yang mampu membuat gas yang keluar menjadi lebih bersih. Hal tersebut sejalan dengan misi perawatan iklim dan samudera yang dibawa oleh pasukan AL Inggris ini.
“Ada proses yang membuat gas yang terbuang lebih bersih. Itu berguna ketika kami datang ke wilayah dan negara ini, karena untuk mendukung perlindungan iklim dan samudera,” tutur Macnae.
Macnae menyebut kali ini ia membawa sekitar 50-60 awak kapal, bahkan ia menyebut bahwa kapal ini tetap bisa dikendalikan dengan 45 awak. Dari jumlah tersebut, 8 orang awak kapal adalah perempuan.
Ketika berkesempatan untuk melakukan tur kapal, suasana kapal terasa sangat luas. Geladak utama kapal beralaskan material yang terasa seperti aspal jalan raya, hal tersebut karena kapal ini juga bisa menjadi pendaratan helikopter dan wildcat.
Kapal ini memiliki bangunan utama yang terdiri dari tiga lantai. Lantai teratas digunakan sebagai kabin kemudi kapal. Hebatnya, karena kapal yang sudah modern mampu bekerja otomatis, kemudi kapal yang cukup rumit dan kompleks di kapal ini hanya perlu dikemudikan oleh dua orang saja.
Kapal ini juga dilengkapi beberapa persenjataan yang modern di sekeliling kapal. Terdapat dua buah senjata yang mampu menembakkan 3000 peluru kecil per menit, terdapat juga dua senjata yang mampu menembakkan 100 peluru yang lebih besar per menit.
Sementara, persenjataan terbesar terletak di geladak utama, sebuah senjata yang mampu menembakkan peluru seukuran lengan manusia dewasa.
Setelah berlayar dari Australia selama 4 hari, para kru kapal HMS Spey akan tinggal di Bali hingga Senin (3/10/2022). Seusai bersandar, kru kapal langsung diajak untuk melakukan tari poco-poco, maumere dan tari Pendet sebagai hiburan.
Letnan Macnae berharap bisa menikmati kunjungan ke Bali, menyebarkan dukungan untuk perawatan iklim, sembari menikmati keindahan alam Bali.
Setelah misi selesai di Bali, Kapal HMS Spey yang sudah berlayar di Pasifik selama lebih dari setahun itu akan melanjutkan misinya ke Filipina. (sumber: Suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8289 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5733 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3580 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2424 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar