Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 2 November 2026
Kapal KMP SMS Swakarya Kandas, Penumpang Tidak Ada Pemberitahuan
Rabu, 16 Mei 2018,
09:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com.Jembrana. Kapal Penumpang KMP SMS Swakarya terjebak di perairan dangkal 1 mil dari Pelabuhan Gilimanuk Selasa (15/05) pukul 08.50 wita. Kapal tersebut kandas akibat terseret arus dan angin kencang yang terjadi saat itu.
[pilihan-redaksi]
Kapal yang dinahkodai Helma Five Rio mengangkut delapan unit truk, satu unit sepeda motor, delapan penumpang dan 13 orang ABK bertolak dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Setelah akan mendekati Pelabuhan Gilimanuk sekitar 1 mil, tiba tiba kapal dihempas angin kencang disertai arus yang sangat kuat sehingga membuat kapal tersebut terseret ke perairan dangkal (1 mil dari posisi lampu merah).
Kapal yang dinahkodai Helma Five Rio mengangkut delapan unit truk, satu unit sepeda motor, delapan penumpang dan 13 orang ABK bertolak dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Setelah akan mendekati Pelabuhan Gilimanuk sekitar 1 mil, tiba tiba kapal dihempas angin kencang disertai arus yang sangat kuat sehingga membuat kapal tersebut terseret ke perairan dangkal (1 mil dari posisi lampu merah).
Menurut Kepala Pos SAR Gilimanuk I Komang Sudiarsana menjelaskan, setelah menerima laporan, pihaknya bersama Polair Polres Jembrana langsung menuju lokasi untuk memantau kondisi kapal yang naas tersebut. Berselang beberapa jam, SAR kemudian berkoordinasi dengan pihak kapal untuk melakukan evakuasi para penumpang.
"Setelah kita berkoordinasi dengan nahkoda kapal kemudian pihak kapal meminta penumpang dievakuasi," terang Sudiarsa.
[pilihan-redaksi2]
Sementara itu Cito salah seorang sopir truk dari Surabaya mengaku truk yang dibawanya masih di dalam kapal dan belum dievakuasi. "Kami akan tunggu sampai kapal bisa mendarat ke dermaga," jelasnya.
Sementara itu Cito salah seorang sopir truk dari Surabaya mengaku truk yang dibawanya masih di dalam kapal dan belum dievakuasi. "Kami akan tunggu sampai kapal bisa mendarat ke dermaga," jelasnya.
Dari pengakuan sejumlah penumpang, saat kapal kandas mereka tidak ada yang menyadari, karena tidak ada pemberitahuan kapal kandas.
"Bukannya kami dievakuasi tapi malah disuruh tidur lagi. Bagaimana itu kru kapal? Akhirnya kami minta dievakuasi. Kemudian datang tim SAR dan kami dievakuasi. Pengakuan pihak kapal malah kami katanya tidak mau dievakuasi," jelasnya dengan nada kesal.
Saat berita ini diturunkan, kapal KMP SMS Swakarya masih berada di posisi Lampu Merah Pelabuhan Gilimanuk menunggu air laut pasang. (bbn/Jim/rob)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 539 Kali
04
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 395 Kali
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 394 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026