Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 22 September 2026
Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak di Bali Bertambah Satu, Alami Kejang
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dinas Kesehatan Provinsi Bali mengumumkan satu kasus gagal ginjal akut progresif pada seorang anak.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali I Nyoman Gede Anom pada konferensi pers di Kantor Dinas Kesehatan pada Sabtu (29/10/2022).
“Kasus per 3 hari lalu dilaporkan ke Menkes ada tambahan 1 kasus lagi di Bali. Jadi jumlahnya menjadi 18 kasus,” ujar I Nyoman Gede Anom.
Pasien yang baru masuk RSUP Prof. Ngoerah sejak sekitar 4 hari lalu itu adalah anak perempuan berusia 9 tahun. Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Bali dr. IGN Sanjaya Putra menjelaskan bahwa pasien mengalami kejang saat masuk rumah sakit.
“Masuk dengan kejang, kejang ya penyebabnya bisa banyak sekali. Bisa karena panas dingin, bisa karena kurang elektrolit, bisa karena kencing batu,” ungkap dr. Sanjaya.
Setelah dilakukan perawatan, fungsi ginjal pasien disebut sudah membaik setelah dilakukan hemodialisis, dari yang semula disebut fungsi ginjalnya 15% kini sudah meningkat menjadi 55%.
{bbseprator}
Namun dr. Sanjaya menekankan akibat dari gangguan ginjal ini akan berpengaruh terhadap organ lain, maka organ lain harus dipantau.
Dr. Sanjaya juga menegaskan bahwa dalam 1 kasus aktif ini hampir dipastikan bukan karena intoksikasi (keracunan).
“Yang kasus ini hampir pasti bukan intoksikasi. Pasien ini minum sirop sudah sebulan yang lalu, kemudian setelah itu sehat dia, artinya tidak ada konsumsi sirop,” ujarnya.
Sementara itu, Anom memastikan bahwa Bali akan memperoleh jatah obat antidotum setelah masuknya kasus baru ini. Namun, ia belum bisa memastikan jumlah yang akan dikirimkan.
“Sekarang mungkin pasti saya yakin kalau ada laporan kasus pasti akan datang obatnya. Tapi nanti (jumlahnya) tergantung permintaan rumah sakit,” ujar Anom.
Sejauh ini, karena belum ada kasus aktif gagal ginjal akut kasus ini, maka Bali belum pernah mencoba antidotum untuk gangguan ginjal akut progresif tersebut.
Dengan begitu, maka jumlah kasus gangguan ginjal akut progresif pada anak di Bali mencapai 18 kasus dengan 1 kasus yang masih aktif. Sementara 5 anak sembuh dan 12 meninggal dunia. (sumber: Suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8273 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5726 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3575 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2422 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar