Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Kasus Meningitis, Distan Karangasem Telusuri Sumber Ternak Babi yang Dipotong
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Menindaklanjuti dugaan kasus meningitis, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem langsung turun ke Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, Karangasem untuk melacak sumber ternak babi yang dipotong dan diolah warga.
Kadistan PP Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah dikonfirmasi Kamis (23/5/2024) mengatakan, pihaknya sudah dua kali turun bersama Dinas Kesehatan untuk mencari sample asal ternak Babi yang dipotong dan diolah menjadi lawar saat berlangsungnya upacara pernikahan di Desa Bebandem beberapa waktu lalu.
"Kita sudah turun, untuk mencari sampel ternak, katanya ternak yang dipotong itu dibeli dari warga di Desa Jungutan, cuma saat di lokasi kita tidak dapat sampel karena kandang ternak sudah kosong, warga tersebut hanya memelihara 1 ekor ternak saja," kata Siki Ngurah.
Dari hasil pengamatannya, kandang ternak tempat warga memelihara babi terbilang cukup bersih, selain itu warga hanya memelihara satu ekor ternak saja dan babi tersebut juga sudah dipelihara sejak bibit atau masih kecil.
Dengan munculnya dugaan kasus meningitis ini, mantan Kepala Dinas Damkar Karangasem tersebut berharap agar masyarakat tidak takut secara berlebihan untuk mengonsumsi daging babi sepanjang cara pengolahannya benar dan dimasak hingga matang.
"Ini penting harus disosialisasikan kepada masyarakat agar tidak takut secara berlebihan. Bagi masyarakat yang akan mengolah daging babi sebaiknya pastikan daging babi harus bersih. Selain itu, saat memasak juga agar dipastikan sampai benar-benar matang dan hindari mengonsumsi daging mentah," tandas Siki Ngurah.
Diberitakan sebelumnya, ada belasan warga Banjar Dinas Kreteg, Desa Sibetan mengalami keluhan kesehatan dengan gejala mengarah ke Meningitis bahkan 7 diantaranya harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Dugaan meningitis semakin menguat karena warga yang mengalami keluhan memiliki riwayat yang sama yaitu mengkonsumsi lawar merah terbuat dari darah babi mentah pada saat upacara pernikahan salah satu warga.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4478 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2290 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1845 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1579 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1025 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun