Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Kasus Penyegelan Kantor LABHI Bali Sudah Tiga Bulan Tanpa Tersangka, Ini Kata Kapolresta
beritabali/ist/Kasus Penyegelan Kantor LABHI Bali Sudah Tiga Bulan Tanpa Tersangka, Ini Kata Kapolresta.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sudah 3 bulan sejak dilaporkan ke Polsek Denpasar Timur, penyelidikan kasus penyegelan Kantor Lembaga Advokasi Dan Bantuan Hukum Indonesia (LABHI)-Bali yang terletak di Jalan Badak Agung Utara, Blok C, Renon, Denpasar, belum ada hasil apapun, bahkan belum ada penetapan tersangka.
Padahal kasus ini sudah mendapat desakan dari sejumlah aktivis hingga pengamat hukum di Bali, agar kasus ini dituntaskan dan segera mengadili para pelakunya.
Kepada sejumlah awak media, pada Selasa 8 Agustus 2023, Kapolresta Denpasar Kombespol Bambang Yugo Pamungkas menyatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut. Sejumlah saksi-saksi sudah dimintai keterangan dan kemungkinan pemeriksaan saksi lainnya akan bertambah.
Memang, kata dia, sampai sekarang belum ada tersangka. Namun, pihaknya berjanji untuk segera menuntaskan kasus yang menjadi sorotan penggiat hukum tersebut.
"Masih pemeriksaan saksi dan tegas kita lakukan sesuai dengan aturan hukum. Kita masih melakukan pemeriksaan saksi ahli dan perkembangan akan kita sampaikan," tegasnya.
Ditanya kapan gelar perkara dilakukan, Kombes Bambang belum memberikan respon yang berarti. Ia kembali mengulang bahwa pihaknya saat ini masih memeriksa keterangan saksi ahli.
"Masih pemeriksaan saksi ahli. Nanti hasilnya akan disampaikan," terang mantan Kapolres Sukoharjo, Jawa Tengah ini
Kasus penyegelan Kantor LABHI Bali dengan pemilik I Made "Ariel" Sudarsana masih menjadi sorotan. Betapa tidak, kasus yang sudah dilaporkan sejak 20 Mei 2023 lalu itu belum ada kejelasan dan terkesan terkatung-katung.
Terlebih kasus ini melibatkan anak dari Raja Denpasar Anak Agung Ngurah Mayun Wiraningrat notabene anak dari Raja Denpasar dan anak buah terlapor yang akrab dipanggil Pak Inti. Keduanya dilaporkan oleh Made Suardana ke Polsek Denpasar Timur, terkait kasus dugaan penyegelan dan pemerasan.
Sejumlah praktisi hukum seperti Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPC Peradi Denpasar, Nengah Jimat, menyayangkan peristiwa penyegelan tersebut. Ia mendesak agar Kapolda Bali Irjenpol Ida Bagus Kade Putra Narendra yang baru menjabat segera menindak tegas aksi aksi premanisme yang mengancam keselamatan orang.
"Ini bisa menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di Bali. Orang yang paham hukum saja kasusnya lama, apalagi masyarakat awam," ujar Nengah Jimat belum lama ini.
Desakan agar Polisi segera mengungkap tuntas datang dari aktivis anti korupsi dan pengamat sosial di Denpasar, Nyoman Mardika. Ia berharap agar Polisi bisa tegas menyelesaikan kasus ini dan tidak tebang pilih.
Diberitakan sebelumnya, Kantor LABHI Bali disegel sejumlah orang pada 19 Mei 2023 lalu. Orang tak dikenal itu berteriak teriak hingga mengganggu kenyamanan para staff serta menghadang pintu masuk kantor LABHI Bali dengan mobil Feroza DK 448 GK.
Sehari dilaporkan ke Polsek Denpasar Timur, sekelompok orang tersebut datang lagi, pada 23 Mei 2023 sekira pukul 01.30 wita membawa triplek dan kayu. Mereka pun menyegel pintu masuk dan mengusir karyawan LBHI Bali. Akibatnya kantor LABHI Bali tidak bisa beroperasi dan Made Suardana mengaku rugi Rp1 miliar.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 6675 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5611 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3515 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2372 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan