Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 14 September 2026
Kasus Sengekata Tanah di Bali Menonjol
Denpasar
Jumat, 7 Agustus 2009,
18:27 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kapolda Bali Irjen Pol Sutisna, mengakui, kasus tanah di Bali, sangat menonjol dibanding kasus tindak pidana lainnya. Bahkan polisi juga sangat sulit mengungkap kasus ini karena berbagai kendala penyidikan.
Terungkapnya kasus tanah menonjol di Bali, setelah Kapolda Bali sidak ke Poltabes Denpasar, Jumat (07/08) siang. Sidak ini diakui Kapolda sengaja tidak diberitahukan kepada anggotanya dil apangan.
"Saya memang tidak memberitahukan kepada anggota. Saya datang ke Poltabes untuk memberikan motivasi kerja kepada anggota,"urainya saat dicegat sejumlah wartawan.
Dalam sidak tersebut, Kapolda masuk dari satu ruangan ke ruangan yang lain. dari mulai ruangan Binamitra, Samapta, Identifikasi, Sat Lantas, tahanan, Intelkam dan ruang Reskrim.
Di sela sela kunjungan itu, beberapa perwira yang ditemui Kapolda, memberikan paparan, sejauh mana tingkat pelayanan dan penyelidikan yang dilakukan masing masing di satuan.
Dari sekian banyak kasus tindak pidana yang masuk ke meja reskrim Poltabes Denpasar mencapai 60% perkara. Dengan penyelesaian perkara, antara 25 hingga 30 %. Setidaknya, kasus yang paling sulit dituntaskan oleh aparat kepolisian adalah kasus tanah.
"Kasus tanah agak sulit pak, dibanding kasus lain. Kalau kasus biasa, penyelesaiannya bisa 1,5 bulan," beber Kasatreskrim Poltabes Denpasar Kompol Rendra Radita Dewayana SIK.
Usai sidak, kepada beritabali,com, Jenderal bintang dua ini menanggapi, bahwa, untuk kasus tanah di Denpasar, diakuinya belum secara detail dipahaminya. Namun yang pasti, setiap kasus yang masuk dan ditangani aparat kepolisian pasti ada kendala, termasuk kasus tanah.
"Setiap kasus pasti ada kendala. Karena kendalanya ada kemungkinan, tumpang tindih. Tapi ini perlu adanya suatu pendalaman penyidikan. Saya sudah perintahkan anggota untuk terus bekerja keras, menangani setiap laporan masyarakat yang masuk dan jangan tebang pilih. Dan, saya juga tidak mau duduk di belakang meja. Saya akan terus motivasi anggota," tegasnya. (spy)
Terungkapnya kasus tanah menonjol di Bali, setelah Kapolda Bali sidak ke Poltabes Denpasar, Jumat (07/08) siang. Sidak ini diakui Kapolda sengaja tidak diberitahukan kepada anggotanya dil apangan.
"Saya memang tidak memberitahukan kepada anggota. Saya datang ke Poltabes untuk memberikan motivasi kerja kepada anggota,"urainya saat dicegat sejumlah wartawan.
Dalam sidak tersebut, Kapolda masuk dari satu ruangan ke ruangan yang lain. dari mulai ruangan Binamitra, Samapta, Identifikasi, Sat Lantas, tahanan, Intelkam dan ruang Reskrim.
Di sela sela kunjungan itu, beberapa perwira yang ditemui Kapolda, memberikan paparan, sejauh mana tingkat pelayanan dan penyelidikan yang dilakukan masing masing di satuan.
Dari sekian banyak kasus tindak pidana yang masuk ke meja reskrim Poltabes Denpasar mencapai 60% perkara. Dengan penyelesaian perkara, antara 25 hingga 30 %. Setidaknya, kasus yang paling sulit dituntaskan oleh aparat kepolisian adalah kasus tanah.
"Kasus tanah agak sulit pak, dibanding kasus lain. Kalau kasus biasa, penyelesaiannya bisa 1,5 bulan," beber Kasatreskrim Poltabes Denpasar Kompol Rendra Radita Dewayana SIK.
Usai sidak, kepada beritabali,com, Jenderal bintang dua ini menanggapi, bahwa, untuk kasus tanah di Denpasar, diakuinya belum secara detail dipahaminya. Namun yang pasti, setiap kasus yang masuk dan ditangani aparat kepolisian pasti ada kendala, termasuk kasus tanah.
"Setiap kasus pasti ada kendala. Karena kendalanya ada kemungkinan, tumpang tindih. Tapi ini perlu adanya suatu pendalaman penyidikan. Saya sudah perintahkan anggota untuk terus bekerja keras, menangani setiap laporan masyarakat yang masuk dan jangan tebang pilih. Dan, saya juga tidak mau duduk di belakang meja. Saya akan terus motivasi anggota," tegasnya. (spy)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 4757 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3418 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2115 Kali
04
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026