Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Kekurangan 1.000 Guru, Karangasem Terapkan Redistribusi
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Pemerintah pusat mulai bergerak cepat mengatasi krisis tenaga pendidik di Kabupaten Karangasem. Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah kebijakan redistribusi guru sebagai solusi jangka pendek.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza Ul Haq, saat melakukan kunjungan kerja ke Karangasem, Rabu (1/4/2026), menegaskan bahwa penataan ulang distribusi guru menjadi langkah realistis sambil menunggu proses rekrutmen CPNS.
Menurutnya, saat ini Karangasem masih kekurangan sekitar 1.000 tenaga guru. Angka tersebut masih dalam tahap kajian lebih lanjut oleh pemerintah pusat.
Untuk mengisi kekosongan tersebut, pemerintah akan mengoptimalkan guru Aparatur Sipil Negara (ASN), baik PNS maupun PPPK, dengan sistem redistribusi antar sekolah dalam satu wilayah kabupaten.
“Redistribusi ini dilakukan dengan memindahkan guru dari sekolah yang kelebihan tenaga pengajar ke sekolah yang masih kekurangan. Ini solusi cepat tanpa harus menunggu rekrutmen baru,” ujarnya.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa kebijakan ini hanya berlaku dalam lingkup satu kabupaten atau kota, dan tidak dilakukan lintas daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Karangasem, I Gusti Bagus Budiadnyana membenarkan kondisi kekurangan guru yang masih menjadi persoalan serius di daerahnya. Ia menyebut redistribusi menjadi solusi strategis jangka menengah yang sangat membantu.
“Misalnya di satu sekolah terjadi penumpukan guru mata pelajaran tertentu, sementara di sekolah lain justru kosong. Kondisi seperti ini tentu akan kita benahi melalui pergeseran,” jelasnya.
Baca juga:
Bangli Kekurangan Ratusan Guru di 2026
Dengan adanya langkah ini, pemerintah berharap pemerataan tenaga pendidik di Karangasem dapat segera terwujud. Selain itu, kualitas pendidikan di seluruh wilayah juga diharapkan tetap terjaga dan tidak timpang antar sekolah.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4513 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2329 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1974 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1600 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun