Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Kemarau, 120 Hektare Lahan Pertanian di Sukabumi Terancam Gagal Panen
beritabali.com/cnnindonesia.com/Kemarau, 120 Hektare Lahan Pertanian di Sukabumi Terancam Gagal Panen
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan 120 hektare lahan pertanian di wilayah Kota Sukabumi, Jawa Barat terancam gagal panen dampak dari kemarau panjang.
"Akibat kekeringan ini lahan pertanian tidak bisa mendapatkan pasokan air yang mencukupi bahkan beberapa lahan sudah tidak lagi memiliki persediaan air, sehingga tanaman yang sudah ditanam itu terancam mati sehingga berpotensi gagal panen," kata Achmad mengutip Antara, Minggu (17/9).
Menurut Fahmi, dari hasil pendataan sementara ada 120 hektare lahan pertanian yang berpotensi gagal panen mayoritas merupakan lahan padi. Lahan itu tersebar di tiga kecamatan yakni Kecamatan Baros, Cibeureum dan Lembursitu (Bacile).
Jika satu hektare lahan itu bisa menghasilkan gabah kering giling (GKG) rata-rata tujuh ton, maka jika gagal panen maka Kota Sukabumi akan kehilangan sebanyak 840 ton GKG.
Seperti diketahui tiga kecamatan yakni Baros, Cibeureum dan Lembursitu memang selalu menjadi langganan kekeringan saat musim kemarau.
Sementara itu, Kepala DKP3 Kota Sukabumi Adrian Hariadi menjelaskan untuk antisipasi terjadinya gagal panen pihaknya mencoba melakukan pompanisasi atau menyalurkan air dari sumber atau mata seperti sungai ke lahan pertanian kendati cara ini juga terkendala sumber air.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 588 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 464 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan