Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Kepala WhatsApp Senggol Telegram Disebut Menyesatkan Penggunanya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
WhatsApp sedang menyerang Telegram melalui Will Cathcart, kepala WhatsApp di Meta.
Cathcart mengutip sebuah artikel oleh Wired dan kritiknya sendiri terhadap implementasi enkripsi end-to-end (E2EE) Telegram.
Itu belum diverifikasi secara independen, kata Cathcart dan ada kekurangan lainnya.
Dia menyebutkan misalkan, tidak diaktifkan secara default dan E2EE tidak tersedia untuk obrolan grup (karena masalah yang ditimbulkannya saat mencadangkan data Anda, menurut Telegram itu sendiri).
Dilansir laman GSM Arena, Rabu (15/2/2023), tim Telegram memiliki kritik tersendiri terhadap WhatsApp.
Misalnya, opsi untuk mencadangkan obrolan ke Google Drive secara efektif menonaktifkan enkripsi karena cadangan tidak dienkripsi dan lembaga pemerintah dapat mengajukan petisi ke Google untuk data tersebut, bukan WhatsApp.
Tentu saja, kedua belah pihak berkepentingan untuk mengklaim bahwa layanan mereka lebih unggul dari yang lain.
Artikel Wired itu juga patut dibaca, ia menceritakan beberapa contoh otoritas Rusia yang tampaknya memiliki akses ke obrolan rahasia Telegram.
Terlebih lagi, API lokasi Telegram disebut cacat mungkin telah memberikan lokasi pengguna hingga sekitar radius 3km/2mi.
Telegram mengerjakan ulang API tetapi mungkin tidak benar-benar memperbaiki masalah ini.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4513 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2329 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1973 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1600 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun