Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Keponakan Tebas Paman dengan Pedang
Nusa Penida
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Aksi kekerasan oleh keponakan terhadap pamannya terjadi di Banjar Pangkung Gede, Desa Batu Madeg Nusa Penida. Keponakan nekat ini menebas pamannya dengan pedang. Akibat ulahnya ini, ibu jari kiri sang paman hampir putus.
Peristiwa ini bermula dari Putu Suratna 20 tahun (keponakan korban) pulang ke desanya untuk upacara piodalan di pura paibon atau keluarga, tepat pada hari Saraswati, hari Sabtu lalu.
Setibanya di rumah, Putu langsung datang ke Paibon untuk berdana punia atau memberi sumbangan. Kepada pamannya yang juga pemangku di paibon, Nyoman Jaya Purusa (46) diserahkan sejumlah uang untuk berdana punia.
Sambil bergurau, pamannya mengatakan bahwa uang yang akan disumbangkan itu tanggung. Putu Suratna yang tidak mengerti dengan kata-kata pamannya saat itu langsung bertanya apa maksud dari kata-kata pamannya itu.
Dengan sebilah pedang yang diambil dari rumahnya, Putu Suratna kembali mendatangi pamannya dan langsung menebaskan pedang tersebut. Secara refleks pedang tersebut ditangkis dan hanya mengenai ibu jari dari korban.
Nyoman Jaya Purusa baru melaporkan tersangka ke Polsek Nusa Penida pada Senin (9/6).
Menurut keterangan Kapolsek Nusa Penida, Iptu Nyoman Suana, keluarga kedua belah pihak sebelumnya memang sudah ada konflik berkepanjangan. Untuk sementara, Putu Suratna masih diamankan di Polsek Nusa Penida guna penyidikan lebih lanjut. (igs)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5672 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2527 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2191 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan