Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Ketu Sulinggih Jatuh di Jalan, Ternyata Begini Kejadiannya
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sebuah genitri dan ketu atau hiasan kepala milik sulinggih IPMSGDM ditemukan di pinggir Jalan Taman Megenda, Banjar Kebon, Belega, Blahbatuh, Gianyar pada Rabu (29/6) pukul 17.00 WITA.
Pertama kali ditemukan seorang pedagang, Ni Nyoman Mustini, warga setempat. Berdasarkan informasi di lapangan, saksi saat melintas di jalan menemukan satu buah benda masih dalam keadaan terbungkus kain putih.
Saksi sempat mengecek isinya. Diantaranya ada 1 ketu dengan asesoris emas, 1 set genitri, 5 cincin, 1 wadah terbuat dari rotan dan 1 kain pembungkus.
Atas temuan tersebut, masyarakat yang menemukan bersama kepolisian membawa ketu ke Polsek Blahbatuh, guna proses lebih lanjut.
Kanit Reskrim Polsek Blahbatuh, AKP Made Sudarta seizin Kapolsek Blahbatuh, Kompol Ketut Suharto Giri melakukan tindakan.
Yakni mendatangi lokasi dan mengecek lokasi barang ditemukan. Meminta keterangan saksi-saksi dan mengamankan barang temuan dan dokumentasi barang temuan.
Kemudian, sekitar pukul 20.00 WITA, ada masyarakat yang datang menanyakan, bahwa ketu tersebut merupakan milik dari ida sulinggih dari Desa Keramas, Blahbatuh.
“Bahwa Ida Sulinggih tadi sore sekira pukul 16.30 WITA berangkat dari Desa Keramas muput di Denpasar, menggunakan mobil Terios namun ketu masih di atas kap mobil, mobil sudah jalan sareng Ida Sulinggih di dalam mobil namun ketu masih di atas kap mobil,” ujarnya.
Untuk muput, Ida Sulinggih mengambil Ketu yang lama. Usai muput, sekitar pukul 23.00 WITA, Ida Sulinggih mendatangi Polsek untuk mengambil langsung. Selanjutnya penyidik menyerahkan barang temuan berupa ketu.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 592 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 468 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan