Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Konferensi MASTIC 2026 di Bali Bahas Keselamatan Maritim, ITS Hibahkan "GPS Laut" untuk Klungkung
beritabali/ist/Konferensi MASTIC 2026 di Bali Bahas Keselamatan Maritim, ITS Hibahkan "GPS Laut" untuk Klungkung.
BERITABALI.COM, BADUNG.
Keselamatan maritim, keamanan pelayaran, dan perlindungan lingkungan laut menjadi fokus pembahasan dalam 5th Maritime Safety International Conference (MASTIC) 2026 yang berlangsung pada 23–24 Juli 2026 di Hotel Kuta Paradiso, Kabupaten Badung, Bali.
Konferensi internasional yang diselenggarakan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya melalui Departemen Teknik Sistem Perkapalan ini mengusung tema "Cutting Edge Technology and Sciences for Enhancing Maritime Safety, Security, Health and Environment".
Kegiatan dibuka Gubernur Bali Dr. I Wayan Koster MM didampingi Rektor ITS Prof. Ir. Bambang Pramujati, S.T., M.Sc.Eng., Ph.D., IPU, ASEAN Eng serta Ketua Panitia Dr. I Manik Sukanegara ST MSc, Kamis (23/7/2026).
MASTIC merupakan konferensi internasional bidang keselamatan maritim yang diinisiasi Laboratorium Keandalan dan Keselamatan Kapal bekerja sama dengan Pusat Unggulan Iptek Keselamatan Kapal dan Instalasi Laut (PUI KEKAL) ITS. Forum ini menjadi wadah pertukaran gagasan, hasil riset, serta inovasi teknologi untuk meningkatkan keselamatan pelayaran sekaligus menjaga kelestarian lingkungan laut.
Konferensi menghadirkan tiga keynote speaker, yakni Gubernur Bali Wayan Koster, Kepala SKK Migas Dr. Djoko Siswanto, Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Ditjen Pendidikan Kemendikbudristek Prof. Dr. I Ketut Adnyana, serta pakar maritim ITS Prof. Dr. Ketut Buda Artana ST MSc.
Sebanyak 100 makalah ilmiah dipresentasikan dalam konferensi ini, disertai dua workshop yang membahas Abandonment and Site Restoration (ASR) serta Smart Navigation for Ship Traffic Safety.
ITS Hibahkan "GPS Laut" untuk Klungkung
Salah satu agenda penting MASTIC 2026 adalah penyerahan hibah perangkat lunak Automatic Identification System (AIS) atau yang diibaratkan sebagai "GPS laut" kepada Pemerintah Kabupaten Klungkung.
Hibah diserahkan Dekan Fakultas Teknologi Kelautan ITS, Dr. Ir. Setyo Nugroho, kepada Bupati Klungkung I Made Satria. Selain Klungkung, hibah serupa juga diberikan kepada Universitas Pattimura, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, dan Universitas Borneo Tarakan.
Prof. Ketut Buda Artana menjelaskan, teknologi AIS mampu mendukung pemantauan keselamatan pelayaran, perlindungan terumbu karang, lingkungan laut, hingga pengawasan instalasi di laut.
Baca juga:
Dukung Pengembangan Bali Maritime Tourism Hub, Pertamina-Pelindo Sepakat Menjalin Kerja Sama
"Software tersebut bisa merekam kondisi bawah laut. Ya seperti GPS kalau di daratan. Biar gampang bolehlah diistilahkan "GPS laut". Sehingga kapal-kapal tidak sembarangan melempar jangkarnya karena semua yang di laut terekam. Perairan Nusa Penida (Selat Lombok) kan area sensitif, yang ingin dijaga invorecement-nya," ujar Prof Ketut Buda.
Ia menjelaskan, perairan Nusa Penida merupakan kawasan yang memiliki ekosistem sensitif, mulai dari terumbu karang hingga habitat ikan mola-mola, pari manta, dan berbagai biota laut yang rentan terhadap pencemaran.
"Software (AIS) itu juga bisa mengukur emisi karbon. Sehingga pas banget untuk menjaga lingkungan laut," pungkas Prof Ketut Buda.
Bupati Klungkung I Made Satria menyambut baik hibah tersebut karena dinilai akan memperkuat pengawasan wilayah laut di daerah kepulauan.

"Saya berterima kasih atas hibah dari ITS ini. Peralatan ini akan sangat membantu dalam menjaga lingkungan laut, karena daerah kami terdiri dari kepulauan," ujar Made Satria.
Keselamatan Maritim Jadi Prioritas
Rektor ITS Prof. Bambang Pramujati mengatakan keselamatan pelayaran tidak hanya berkaitan dengan keselamatan manusia, tetapi juga berdampak terhadap keberlanjutan ekonomi, lingkungan, nelayan, hingga industri maritim.
“Tetapi juga mempengaruhi lingkungan laut, ekonomi, nelayan dan industri berbasis maritim,” ujarnya.
Ia menambahkan ITS terus mendukung MASTIC sebagai wadah kolaborasi akademik dan industri untuk meningkatkan keselamatan pelayaran di Indonesia.
“Kita telah menyaksikan beberapa insiden dan kecelakaan kapal yang telah terjadi dalam beberapa tahun kebelakang ini. Saya kira MASTIC memiliki peran yang penting untuk memberi masukan stakeholders dalam menekan tingkat kecelakaan maritime di Indonesia,” ujar dosen Teknik Mesin ITS tersebut.
Ketua Panitia MASTIC 2026, Dr. I Manik Sukanegara, menjelaskan konferensi tahun ini menerima sekitar 140 naskah ilmiah, namun hanya sekitar 100 paper yang lolos seleksi ketat untuk dipresentasikan.
“Konferensi ini menerima banyak usulan naskah publikasi dari calon pemakalah, namun setelah evaluasi yang sangat ketat, hanya sekitar 100 publikasi saja yang dipertimbangkan dapat dipresentasikan, dari sekitar 140 paper yang diusulkan,” ungkapnya.
Makalah yang dipresentasikan mencakup berbagai bidang, antara lain keselamatan maritim, transportasi dan logistik laut, big data maritim, robotika, energi terbarukan kelautan, teknik perkapalan, rekayasa lepas pantai, biologi laut, pariwisata bahari, hingga kebijakan maritim.
Sementara itu, Kepala Laboratorium Keandalan dan Keselamatan ITS, Dr. Dhimas Widhi Handani ST MSc, menegaskan MASTIC menjadi ruang untuk mempertemukan kebutuhan pengembangan industri maritim dengan upaya menjaga keselamatan serta kelestarian lingkungan.
Selain seminar dan workshop, MASTIC 2026 juga diramaikan Student Poster Competition yang diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dengan menampilkan hasil riset mengenai teknologi kelautan, keselamatan operasional kapal, perlindungan wilayah laut, hingga inovasi teknologi maritim masa depan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3859 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1932 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1690 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1526 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1517 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun