Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Kongres ke-18 PDHI, Forum Interaksi dan Diskusi Veteriner
Jumat, 2 November 2018,
09:43 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kongres ke-18 Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) akan menjadi forum penting bagi para dokter hewan dari berbagai negara untuk berinteraksi, dan melakukan diskusi mengenai wacana One Health, kesejahteraan hewan dan topik-topik penting lainnya yang relevan dalam profesi veteriner.
Konferensi yang dirangkaian bersamaaan dengan peringatan 20 tahun Federation of Asian Veterinary Associoations (FAVA) Congress serta Konferensi Ilmiah Veteriner Nasional (KIVNAS) ke-16 ini akan berlangsung mulai 1-3 November 2018 di Nusa Dua, Badung dengan mengusung tema "Mengabdi Kemanusian Melalui Dunia Hewan". President of Indonesian Veterinary Medical Association (IVMA) dan PDHI, Dr.Drh. Heru Setijanto mengatakan hewan dan produk hewan banyak sekali pemanfataannya demi kepentingan manusia.
Para ahli dan kesehatan manusia mencatat peningkatan ancaman penyakit-penyakit menular baru dan penyakit lama yang muncul lagi terhadap rantai makanan dan ekonomi. Termasuk, flora dan fauna yang merupakan keanekaragaman penting pendukung infrastruktur kehidupan dunia. Maka, lanjutnya forum ini sangat penting bagi para dokter hewan dari berbagai negara untuk berinteraksi, dan melakukan diskusi mengenai One Health, Kesejahteraan Hewan dan topik-topik penting lainnya yang relevan dalam profesi veteriner," jelasnya.
Dilanjutkan, profesi dokter hewan merupakan keahlian khusus yang dituntut profesionalisme melalui tindakan, dan keputusan medik, memperoleh imbal jasa, dan harus dapat dipercaya. Serta, dijamin dengan sumpah kode etik dan perijinan dalam layanannya sebagaimana diatur dalam peraturan perundangan.
"Jika dilihat dari pengertian kesehatan menurut UU No.41 tahun 2014 adalah, segala urusan yang berkaitan dengan perlindungam sumber daya hewan, kesehatan masyarakat dan lingkungan, serta penjaminan keamanan produk hewan, kesejahteraan hewan dan peningkatan akses pasar untuk mendukung kedaulatan, kemandirian dan ketahanan pangan asal hewan," paparnya sembari menambahkan dalam kongres ini juga ada forum ilmiah sebagai wadah untuk tingkatkan kompetensi.
"Organisasi profesi haruslah, belajar sepanjang hayat dan harus selalu ada sesuatu yang baru. Maka dari itu, sangat perlu kami melakukan seminar-seminar seperti yang kami lakukan saat ini juga," pungkasnya.
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4307 Kali
02
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1460 Kali
03
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 953 Kali
04
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 887 Kali
05
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 776 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026