Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
KPU Jembrana Akui Masih Ada Sejumlah Kesalahan Hasil Penghitungan Sirekap
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jembrana mengakui hasil perhitungan suara Pemilu 2024 melalui aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) belum sempurna karena masih ditemui sejumlah kesalahan.
Ini dibuktikan saat kegiatan rapat pleno terbuka serentak se-Kecamatan di Jembrana Sabtu (17/02/2024). Pembukaan pleno ini dimulai pukul 08.00 WITA .
Dalam pelaksanaan rapat pleno tersebut didapati adanya kendala. Diantaranya penginputan data ke aplikasi Sirekap sangat lambat sehingga memakan waktu yang cukup lama, Jika dibandingkan dengan sistem manual.
"Estimasi waktu yang dibutuhkan saat penginputan data satu kotak surat suara sekitar 1 jam. Sementara estimasi waktu rekapitulasi yang diberikan. Sekitar tujuh hari, tetapi jika dilihat dengan jumlah TPS 898 akan membutuhkan estimasi waktu yang sangat lama.
Sementara Komisioner KPU Jembrana Sa'roni mengatakan, rapat pleno rekapitulasi di tingkat kecamatan serentak digelar hari ini Sabtu (17/02/2024) hingga 10 hari kedepan. Pada awal pelaksanaan tidak ada kendala namun setelah tengah pelaksanaan aplikasi Sirekap mengalami kendala sehingga berdampak kepada pelaksanaan penginputan data.
"Di awal pelaksanaan penginputan data hasil penghitungan suara dari kotak suara per TPS berjalan lancar. Namun setelah berjalan, aplikasi si rekap mengalami masalah. Seperti saat pembacaan data terkadang tidak sesuai dengan dikerjakan dengan V hasilnya," jelasnya.
Sa'rani menambahkan, terjadinya eror secara tiba- tiba kemungkinan disebabkan oleh kecepatan internet yang lambat. Selain itu menurut Sa'rani pelaksanaan rekapitulasi dihari pertama para petugas maupun operator baru pertama kali menggunakan aplikasi tersebut sehingga perlu penyesuaian.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5971 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2303 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan