Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
KPU Jembrana Evaluasi Pilkada 2024, Soroti Turunnya Partisipasi Pemilih
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jembrana menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait evaluasi pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 Rabu (19/02/2025) di kantor KPU Jembrana.
Kegiatan ini dihadiri perwakilan dari partai politik, Bawaslu Jembrana, serta perwakilan awak media dari IJTI Bali dan PWI Bali.
Ketua KPU Jembrana, I Ketut Adi Sanjaya, menyampaikan, dalam evaluasi Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024, salah satu poin yang menjadi perhatian adalah penurunan tingkat partisipasi masyarakat dibandingkan Pilkada 2020. Selain itu, terdapat kendala akibat tekanan efisiensi anggaran dalam penyelenggaraan pemilihan.
"Jika dibandingkan dengan Pemilu, penggunaan aplikasi Sirekap pada Pilkada cukup diapresiasi. Di Jembrana sendiri, tidak ada kendala terkait jaringan maupun pengunggahan hasil penghitungan suara di setiap tahapan," ujarnya.
Ia juga menegaskan, Bali menjadi satu-satunya provinsi yang tidak menghadapi gugatan baik dalam Pilkada maupun Pilgub serentak 2024. Namun, dalam evaluasi ditemukan masih ada pemilih yang lokasinya jauh dari TPS akibat penggabungan TPS. Hal ini menyebabkan beberapa pemilih yang sebelumnya dekat dengan TPS kini harus menempuh jarak lebih jauh.
Terkait logistik, pelaksanaannya berjalan sesuai tahapan yang ditetapkan. Dari anggaran sebesar Rp24,7 miliar yang disiapkan KPU, sekitar Rp7 miliar dikembalikan. Efisiensi anggaran terjadi karena penetapan pasangan calon yang awalnya dipasang lima pasangan calon, namun hanya ada dua pasangan calon yang mendaftar. Selain itu, jumlah TPS yang semula direncanakan 650, hanya terealisasi sebanyak 487 TPS.
"Beberapa pengadaan dilakukan dengan pola maksimal, termasuk melalui tender di Jakarta sehingga diperoleh harga lebih murah. Selain itu, ada sharing anggaran dengan KPU Provinsi untuk honor badan ad hoc dan sebagian pembiayaan logistik juga ditanggung oleh provinsi," tambahnya.
Dengan evaluasi ini, diharapkan pelaksanaan Pilkada ke depan dapat semakin efektif dan meningkatkan partisipasi pemilih.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan